Gubernur Lampung Dorong Penataan Ulang UMKM Lampung, Stop Persaingan Tidak Sehat!

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 24 April 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menekankan pentingnya penataan ulang sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk memperluas pasar produk lokal sekaligus memastikan target pertumbuhan ekonomi daerah tercapai.

Lampung (Netizenku.com): “Kita harus mengurai permasalahan di Lampung. Salah satu fokus utama adalah menata kembali sektor UMKM,” ujar Mirzani pada, Jumat (24/4/2026).

Klasterisasi Produk, Belajar dari Keripik Singkong

Mirzani menyoroti fenomena “perang harga” yang sering terjadi akibat minimnya diferensiasi produk. Sebagai contoh, Lampung memiliki sekitar 5.000 merek keripik singkong. Namun, mayoritas produk tersebut memiliki karakteristik yang hampir serupa.

Baca Juga  ghofur, Pasir Laut Tidak Direkomendasikan untuk Konstruksi Jalan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini, menurutnya, memicu persaingan tidak sehat atau kanibalisme antar-pelaku usaha. Melalui program klasterisasi, pemerintah berharap kualitas dan daya saing produk dapat meningkat secara kolektif.

“Jika ditata dengan baik, UMKM bisa tumbuh bersama tanpa harus saling menjatuhkan,” tegasnya.

Holding UMK, Solusi Kapasitas Produksi

Berdasarkan data tahun 2025, Lampung memiliki 397.903 unit UMKM. Menariknya, sekitar 70 persen dari jumlah tersebut dikelola oleh perempuan. Meski jumlahnya besar, keterbatasan kapasitas produksi masih menjadi kendala utama.

Baca Juga  Gubernur Lampung, Rakernas KONI Momentum Kebangkitan Olahraga Lampung

Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Provinsi Lampung berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna membentuk Holding UMKM.

“Produk kita banyak yang sama, tapi kapasitas produksinya kurang. Holding ini menjadi solusi agar pasar bisa menyerap produk lokal secara maksimal,” jelasnya.

Daerah Percontohan Nasional

Lampung kini resmi menjadi salah satu daerah percontohan penataan UMKM oleh Kementerian UMKM. Program ini juga mendapat dukungan dari Komisi VII DPR RI yang melakukan reses di Lampung pada Kamis (23/4) kemarin.

Baca Juga  Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

Sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan legislatif ini diharapkan mampu mengubah wajah UMKM Lampung menjadi lebih unggul, modern, dan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional. (*)

Berita Terkait

Guru PPPK Keluhkan Penempatan, DPRD Lampung Minta Pemerintah Bertindak
Pemprov Lampung Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia, UMKM Ikut Terdongkrak
Gibran, Teknologi dan Budaya Harus Berjalan Selaras
Soroti Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, DPRD Lampung Desak Pemprov Utamakan Kepentingan Masyarakat
DPRD Lampung, Jalan Mulus Dorong Wisata Lampung Makin Kompetitif
Komisi II DPRD Lampung Minta Praktik Meracun Ikan dengan Putas Ditindak Tegas
Warga Bangun Swadaya Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pembangunan Permanen
Wagub Jihan Lepas Dua Paskibraka Nasional Asal Lampung

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:14 WIB

Guru PPPK Keluhkan Penempatan, DPRD Lampung Minta Pemerintah Bertindak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Gibran, Teknologi dan Budaya Harus Berjalan Selaras

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:49 WIB

Soroti Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, DPRD Lampung Desak Pemprov Utamakan Kepentingan Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:28 WIB

DPRD Lampung, Jalan Mulus Dorong Wisata Lampung Makin Kompetitif

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Komisi II DPRD Lampung Minta Praktik Meracun Ikan dengan Putas Ditindak Tegas

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:13 WIB

Warga Bangun Swadaya Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pembangunan Permanen

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:07 WIB

Wagub Jihan Lepas Dua Paskibraka Nasional Asal Lampung

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:04 WIB

Gubernur Lampung, SDM Kunci Kemajuan Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:26 WIB

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,758 Triliun pada 2027

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:18 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Terima KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp1,75 Triliun

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:04 WIB