Ekspor Sektor Pertanian Lampung Mencapai Puncak: 22% Kontribusi dalam Ekspor Total

Ilwadi Perkasa

Senin, 23 Juni 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari sepuluh barang utama non migas Januari-April 2025, golongan kopi, teh,
rempah-rempah mengalami peningkatan tertinggi sebesar 552,21 persen
dibandingan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara penurunan tertinggi
pada golongan kayu, barang dari kayu sebesar 25,35 persen.

Dari sepuluh barang utama non migas Januari-April 2025, golongan kopi, teh, rempah-rempah mengalami peningkatan tertinggi sebesar 552,21 persen dibandingan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara penurunan tertinggi pada golongan kayu, barang dari kayu sebesar 25,35 persen.

Laporan terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa ekspor komoditi pertanian Lampung mengalami lonjakan signifikan, memberikan kontribusi sebesar 22,731% dari total ekspor selama periode Januari-April 2025. Ini merupakan peningkatan yang luar biasa dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024, di mana ekspor sektor pertanian hanya menyumbangkan 4,71%.

Bandarlampung (Netizewnku): Nilai ekspor Provinsi Lampung selama periode Januari-April 2025 mencapai US$1.925,68 juta, meningkat sebesar 28,78% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh naiknya ekspor non-migas sebesar US$534,55 juta (38,43%).

Baca Juga  Gubernur Lampung Tekankan Peran Strategis Guru TK Bentuk Karakter Anak

Pada bulan April 2025, nilai ekspor Provinsi Lampung mencapai US$352,16 juta, meningkat sebesar 6,15% dibandingkan dengan April 2024.

Sektor pertanian mengalami peningkatan terbesar dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024, dengan nilai ekspor naik sebesar US$366,91 juta (520,95%). Ini menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar untuk meningkatkan kontribusi dalam ekspor total.

Baca Juga  Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kontribusi Sektor dalam Ekspor Total

Meskipun sektor pertanian mengalami peningkatan tertinggi, namun kontribusinya dalam pembentukan struktur nilai ekspor pada periode Januari-April 2025 hanya sebesar 22,71%. Sektor industri pengolahan masih menjadi kontributor terbesar dengan 64,04%, diikuti oleh sektor pertambangan dan lainnya sebesar 13,25%.

Baca Juga  Kembalikan Berkas Pendaftaran, Budiman AS Siapkan Strategi Khusus untuk Musda Demokrat Lampung

Tiga negara tujuan ekspor terbesar selama periode Januari-April 2025 adalah Amerika Serikat (US$315,53 juta), Pakistan (US$202,33 juta), dan India (US$173,90 juta).

Dengan demikian, peningkatan ekspor sektor pertanian Lampung menunjukkan potensi besar untuk meningkatkan kontribusi dalam ekspor total dan meningkatkan perekonomian daerah.(*)

Berita Terkait

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD
Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD
Andika Wibawa Dorong Pemkot Bandar Lampung Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih
Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan
Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan
Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung
DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027
Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polres Pringsewu Imbau Warga Utamakan Keselamatan Berkendara Usai Maraknya Kecelakaan Lalu Lintas

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:43 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:37 WIB

172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:26 WIB

Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031

Senin, 20 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB