DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Tauriq Attala Gibran

Senin, 27 April 2026 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ancaman kemarau panjang akibat fenomena El Nino 2026 mulai membayangi Provinsi Lampung. Pemerintah daerah kini didesak untuk segera mengambil langkah nyata demi menyelamatkan sektor pertanian yang menjadi napas ekonomi masyarakat.

Lampung (Netizenku.com): Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Gerindra, Mikdar Ilyas, menegaskan bahwa potensi El Nino kali ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Ia mengingatkan bahwa mayoritas warga Lampung menggantungkan hidup pada komoditas seperti padi, jagung, dan singkong.

“Kita tidak bisa anggap sepele. Sebagian besar masyarakat Lampung bergantung pada sektor ini,” ujar Mikdar pada saat di wawancarai di ruang kerjanya, Senin (27/4/2026).

Baca Juga  Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta Dinas Pertanian segera mengerahkan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Edukasi dini dinilai krusial agar petani siap menghadapi perubahan iklim yang ekstrem.

Laporan terbaru World Meteorological Organization (WMO) memperkuat kekhawatiran tersebut. Data Global Seasonal Climate Update menunjukkan suhu permukaan laut di Pasifik ekuatorial terus meningkat.

Fase El Nino diprediksi mulai menguat pada periode Mei hingga Juli 2026. Meski ada tantangan akurasi prediksi musiman, WMO menyatakan tingkat kepercayaan terhadap data ini tergolong tinggi.

Baca Juga  Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Dampaknya Indonesia, Australia, dan sebagian Asia Selatan berisiko mengalami kekeringan hebat. Sebaliknya, suhu daratan global diperkirakan akan melampaui batas normal.

Untuk menjaga produktivitas, Mikdar mendorong pemerintah daerah fokus pada tiga hal utama yaitu, Infrastruktur Air optimalisasi embung, sumur bor, dan perbaikan irigasi.   Sumber Alternatif  Pembangunan sumber air cadangan di titik rawan kekeringan, serta adaptasi komoditas mengedukasi petani untuk beralih ke tanaman yang lebih tahan panas.

“Petani harus paham tanaman apa yang cocok saat kemarau. Tujuannya agar pendapatan mereka tidak merosot,” tambahnya.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lampung memikul tanggung jawab besar. Penurunan produksi di tingkat daerah akan langsung memukul cadangan pangan nasional.

Baca Juga  Pemprov Lampung Sosialisasikan E-Reviu untuk Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Daerah

DPRD Lampung berencana segera memanggil dinas terkait untuk merumuskan langkah mitigasi yang terukur berbasis data.

WMO mengingatkan bahwa perubahan iklim akibat emisi gas rumah kaca memperparah dampak El Nino. Atmosfer yang lebih hangat memicu cuaca yang lebih ekstrem dan sulit tebak.

Kini, bola ada di tangan pemerintah dan kolaborasi masyarakat. Mitigasi berbasis data dan kesiapan infrastruktur air menjadi kunci utama agar Lampung tetap tangguh menghadapi kemarau panjang 2026. (*)

Berita Terkait

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD
Andika Wibawa Dorong Pemkot Bandar Lampung Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih
Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan
Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan
Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung
DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027
Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030
PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:22 WIB

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pemkab Tubaba Segera Tetapkan 7 Pejabat Hasil Selter. Tahapan Tinggal Menunggu Pertek BKN

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:27 WIB

Sekda Tubaba dan KPK Bahas Perbaikan Layanan Publik, Pemanfaatan Ruang, dan Tindak Lanjut Temuan BPK

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:10 WIB

Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:03 WIB

Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:36 WIB

HUT RI ke-81, Pemkab Tubaba Ajak Masyarakat Ciptakan Suasana Kemerdekaan yang Meriah dan Khidmat Nuansa Merah Putih

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:01 WIB

Busroni Kawal Aspirasi Warga Gading Kencana soal Jalan dan Listrik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Tubaba Rancang Perlindungan Lingkungan 30 Tahun, Lewat RPPLH Tahun 2026-2056

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB