Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Tauriq Attala Gibran

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) serta dukungan menyeluruh bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Lampung (Netizenku.com): Hal tersebut disampaikan Rahmat Mirzani Djausal saat membuka Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha bagi pelaku UMKM di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, UMKM perlu didukung melalui akses permodalan, perluasan pasar, peningkatan kualitas produk, hilirisasi komoditas, hingga pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) agar mampu tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan bertema “AI untuk UMKM: Lebih Efisien dan Lebih Untung” ini terselenggara melalui kerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Baca Juga  Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Mirzani menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam pengembangan UMKM. Ia menilai pelaku usaha tidak boleh berjalan sendiri tanpa dukungan ekosistem yang kuat.

“Jangan ada UMKM yang bergerak sendiri, berjuang sendiri, dan memasarkan sendiri. Ini yang harus kita benahi bersama,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 498 ribu UMKM di Provinsi Lampung yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah, dengan mayoritas pelaku didominasi perempuan.

Lampung juga memiliki potensi komoditas unggulan seperti singkong, jagung, dan pisang yang selama ini banyak diolah menjadi berbagai produk, termasuk keripik. Namun, potensi tersebut dinilai belum dimaksimalkan, terutama dalam aspek pemasaran dan manajemen.

Baca Juga  Kebakaran Berulang di Way Kambas, Komisi II DPRD Lampung Dorong Pencegahan Diperkuat

 Mirzani juga menyoroti keterbatasan jaringan pemasaran dan peningkatan kualitas produk yang masih menjadi tantangan utama, meski banyak pelaku UMKM memiliki ambisi menembus pasar nasional hingga global.

Ia juga mengungkapkan, potensi pasar Lampung cukup besar dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 24,7 juta orang sepanjang 2025. Hal ini dinilai sebagai peluang besar untuk meningkatkan penjualan produk UMKM lokal.

Lebih lanjut  ia menyoroti masih tingginya penjualan komoditas dalam bentuk mentah yang mencapai 70 persen. Menurutnya, hilirisasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah produk.

“Singkong yang diolah menjadi keripik bisa meningkatkan nilai jual hingga tiga sampai lima kali lipat,” jelasnya.

Mirni menilai penguatan UMKM merupakan solusi cepat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dibandingkan menunggu industrialisasi skala besar. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu dibekali keterampilan pengelolaan keuangan, inovasi produk, serta strategi pemasaran modern.

Baca Juga  Mukhlis Basri Dukung Trans Sumatra Railways, Nilai Perkuat Konektivitas dan Dongkrak Ekonomi Lampung

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi, termasuk AI, untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing produk.

“Teknologi kita pakai untuk menutupi kekurangan kita. AI membantu UMKM menjadi lebih efisien dan produknya memiliki standar yang mampu bersaing,” pungkasnya.

Sebanyak 220 pelaku UMKM mengikuti pelatihan ini. Mirzani berharap mereka dapat menjadi pelopor UMKM unggulan di Lampung sekaligus menginspirasi pelaku usaha lainnya.

Ia optimistis, dengan penguatan SDM dan adaptasi teknologi, UMKM Lampung mampu menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi daerah hingga mencapai target 8 persen. (*)

Berita Terkait

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD
Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung
Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026
Ismet Roni Desak Pertamina Pastikan Pasokan Solar di Lampung, Antrean SPBU Masih Mengular
BPK Periksa Pemprov Lampung, Lima Aspek Jadi Fokus Semester II 2026
Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Meluas, Komisi II DPRD Lampung Minta Mitigasi Diperkuat
Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 12:36 WIB

Pascahujan Abu Vulkanik, Polsek Pardasuka Bersama Warga Bersihkan Masjid

Selasa, 8 September 2026 - 12:30 WIB

Pendapatan dan Belanja Pringsewu Naik dalam Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 20:02 WIB

PWI Pringsewu Bekali Siswa MAN 1 dengan Keterampilan Jurnalistik dan Literasi Media

Jumat, 4 September 2026 - 19:59 WIB

Polisi Pringsewu Tingkatkan Patroli, Warga Diimbau Perkuat Pengamanan Kendaraan

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIB

Kapolres Pringsewu Bawa Tumpeng ke Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Pemkab Pringsewu Dorong Pemuda Jadi Pelaku Ekonomi Digital dan Ciptakan Lapangan Kerja

Rabu, 2 September 2026 - 14:51 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Penguatan SPIP dan Manajemen Risiko hingga Level 3

Rabu, 2 September 2026 - 14:49 WIB

Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Pangan Beras Tahap II kepada 555 Warga Bumiarum

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 167 | Rabu, 9 September 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 02:29 WIB

Lampung

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:27 WIB