Dukung Gubernur, Dekopi Lampung Tolak Import Kopi dan Singkong

Redaksi

Rabu, 24 Juli 2019 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Ketua Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) Lampung, Mukhlis Basri, mendukung pernyataan gubernur, Arinal Djunaidi, yang menolak dan menyesalkan ada pihak-pihak yang import kopi dan singkong ke Lampung.

Kata Mukhlis, semua orang tahu kalau Lampung adalah penghasil kopi dan singkong, jadi kalau ada pihak-pihak yang import dua komoditi utama yang dihasilkan masyarakat Lampung tersebut, tentu nasionalismenya patut dipertanyakan.

\”Lampung ini merupakan lumbung kopi dan singkong, jadi kami dari Dekopi Lampung mendukung gubernur untuk menolak masuknya dua komoditas yang menjadi tumpuan utama masyarakat Lampung, dan tentu pihak-pihak yang import tidak memiliki nilai nasionalisme,\” kata Mukhlis, Rabu (24/7).

Baca Juga  Amanah di Singgasana, Bukan Sekadar Pencitraan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu anggota DPR RI terpilih dari PDI Perjuangan, tersebut berharap gubernur Lampung menolak segala macam produk yang masuk ke Lampung dan Dekopi Lampung, akan ikut andil menyejahterakan petani kopi Lampung.

\”Saat ini Dekopi Lampung sudah terbentuk, dan kami akan berjuang bersama petani, untuk menjadikan kopi Lampung sebagai tuan rumah di negeri sendiri, sehingga kedepan kehidupan petani di Lampung akan semakin sejahtera,\” kata Mukhlis yang juga sebagai petani kopi.

Baca Juga  Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah

Bupati Lampung Barat dua priode tersebut,  berharap importir atau pengusaha jangan hanya berpikir tentang mendapat untung sebesar-besarnya, karena nilai nasionalisme lebih penting, dan yang harus dipikirkan jangan hanya akan kaya sendiri.

\”Kedepan kami harap pengusaha, termasuk pengusaha kedai kopi yang semakin menjamur di Lampung, mengutamakan menyediakan kopi Lampung, jangan seperti sekarang yang ada hanya kopi dari luar, artinya mereka tidak mendukung kemajuan Lampung,\” kata Mukhlis seraya berharap pihak terkait meninjau ulang izinnya kalau ada pengusaha kedai kopi yang tidak menyediakan kopi Lampung.

Baca Juga  ASN Lampung Barat di Persimpangan 2026

Seperti diketahui, Selasa (23/7), gubernur Lampung menyampaikan kekecewaannya karena banyak kopi dan singkong dari luar masuk dan beredar di Lampung. Karena kata dia Lampung merupakan provinsi penghasil kopi dan singkong, dan itu berarti para importir tidak mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. (Iwan)

Berita Terkait

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit
Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
Wabup Lambar Sidak ASN: Masih Ada yang Bandel, Absen Tanpa Jejak
Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah
Bus DAMRI Akhirnya Masuk Lumbok Seminung, Wisata dan Aktivitas Warga Jadi Makin Gampang
Sat Intelkam Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama Peringati HUT Intelijen Polri ke-80
Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN
Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru