Diundang Via Whatsapp PPK Enggan Hadiri Rakor

Redaksi

Minggu, 15 Juli 2018 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Lantaran mendapat undangan dari pesan whatsapp, menjadi alasan ketidak hadiran seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada rapat koordinasi (rakor) penyusunan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Pemilihan Umum tahun 2019, yang dilaksanakan di salah satu rumah makan di Kabupaten Pesawaran, Kamis (12/7) lalu.

Bukan hanya itu, mereka tidak hadir juga karena yang menandatangi surat undangannya bukan Ketua KPUD Pesawaran, Amin Udin, melainkan Sekertaris KPU Budi Utomo.

\”Sebetulnya kita tahu adanya rakor kemarin itu. Kalau saya sih kebetulan tidak hadir lantaran sedang ada acara dan saya sudah mewakilkannya ke anggota saya, namun mereka tetap tidak mau hadir juga,\” kata salah seorang anggota PPK kepada Netizenku.com, yang enggan disebutkan namanya, Minggu (15/7).

Baca Juga  Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan dia, ketidak hadiran seluruh PPK tersebut lantaran surat undangan yang dikirim melalui whatsapp tersebut dianggap kurang pantas dan undangan ditandatangani bukan pihak komisioner KPU, melainkan pimpinan di sekretariat.

\”Surat undangan kita tidak terima, namun undangannya melalui whatsapp. Namun yang menjadi permasalahannya itu yang menandatangani surat undangan itu biasanya yang menjadi kebiasaan itu seharusnya ketua KPU nya, tapi ini kok yang menandatanginya kepala sekretariatnya, makanya kita ga dateng karena tahapan ini yang melaksanakan itu pihak komisioner bukan sekretariat. Sedangkan kewenangan sekretariat itukan hanya sebatas memfasilitasi saja sedangkan yang punya kuasa itu pihak komisioner. Seketariat itu kewenangannya hanya melaksanakan. Jadi undangan ini saya anggap kurang pas karena acaranya bukan komsioner yang ngundang,\” jelasnya.

Baca Juga  Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Pihaknya mengutarakan, terjadinya hal ini lantaran adanya gesekan antara pihak sekretariat dan lima komisioner KPU. \”Kalau sekreariatnya itu konfirmasi ke pihak komisioner mungkin kita datang, ini kan mereka  terlihat sekali tidak saling koordinasi. Logikanya, lihat saja undangan itu kalau memang ketua tidak bisa tandatangan kan bisa diwakilkan ke komisioner yang lain. Itu kan komsioner ada lima pak, tapi tak satu pun mereka hadir. Kalau alasannya berhalangan kan ada 4 yang lain. Ini ada apa?. Kami lihat ada gesekan di sini,\” ungkapnya.

Baca Juga  Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Diberitakan sebelumnya, pada rapat koordinasi DPSHP Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 untuk PPK se-kabupaten gagal digelar lantaran seluruh anggota PPK tidak ada yang hadir.

Diduga hal ini terjadi lantaran ada dugaan manuver yang sengaja dilakukan pihak tertentu untuk menggagalkan acara. Tempat acara yang digagas oleh sekretaris KPU tersebut dianggap tidak masuk Standar Oprasional (SOP). Dan yang menjadi pertanyaan lagi seperti lima anggota komisoner KPUD juga tak satu pun terlihat diacara.

Namun, meskipun para PPK dan anggota Komisiner KPU tidak hadir, pada acara tersebut Budi Utomo selaku Sekretaris KPUD Pesawaran meski kecewa lalu mengambil alih untuk terus melanjutkan acara.(soheh)

Berita Terkait

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB