Disdukcapil Targetkan 25 Persen Penduduk Tubaba Aktivasi IKD

Leni Marlina

Senin, 15 Januari 2024 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Disdukcapil Tubaba Mansyur Yusuf, SE.,MM. (Arie/NK)

Foto: Kepala Disdukcapil Tubaba Mansyur Yusuf, SE.,MM. (Arie/NK)

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), menargetkan sebanyak 25 persen atau 50 ribu pemilik KTP-el di kabupaten setempat pada tahun 2024 sudah mengaktivasi dan menggunakan layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

IKD merupakan informasi elektronik yang digunakan untuk mempresentasikan dokumen kependudukan dan data balikan dalam aplikasi digital melalui gawai (HP Android-red) yang menampilkan data pribadi sebagai identitas bersangkutan seperti KTP-elektronik, Kartu Keluarga dan dokumen kependudukan lainnya. Layanan ini merupakan transformasi layanan dari dokumen fisik ke digital.

Kepala Disdukcapil Tubaba Mansyur Yusuf, SE.,MM., mengatakan pihaknya menargetkan tahun 2024 hingga 25 persen masyarakat Tubaba yang telah memiliki KTP-elektronik, memanfaatkan layanan aplikasi kependudukan secara digital ini.

Baca Juga  Tubaba Gandeng Tel-U, Sulap Sampah dan ZISWAF Jadi Kekuatan Ekonomi Berbasis AI

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aplikasi IKD ini bisa didapatkan dari Playstore android, sementara untuk aktivasinya harus datang ke gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) atau Disdukcapil Tubaba yang berada di Kompleks Kota Budaya Uluan Nughik Panaragan Jaya untuk dibimbing dan mendapatkan QR Code. Kita targetkan 25 persen pemilik KTP-el di Tubaba sudah menggunakan layanan ini,” kata dia kepada Netizenku.com, Senin (15/1).

Menurutnya, pada tahun 2023 pengguna layanan kependudukan digital ini telah mencapai 3,18 persen dari jumlah pemilik dan wajib KTP-el, dan pada tahun 2024 ditargetkan ada peningkatan hingga 4,4 persen atau mencapai 25 persen. Untuk mencapai target ini, pihaknya akan intens turun ke lapangan seperti jemput bola perekaman KTP-el ke sekolah-sekolah dan tiyuh sekaligus memberikan pemahaman akan kelebihan penggunaan aplikasi IKD dan mengaktifkannya, juga memberikan pelayanan aktivasi IKD di gedung MPP maupun kantor Disdukcapil.

Baca Juga  Bapenda Tubaba Genjot PAD 2026 Lewat Digitalisasi dan Jemput Bola

“Memang kendala dalam realisasi aktivasi IKD di Tubaba salah satunya pelayanan publik yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun swasta ada yang belum memanfaatkan IKD, mereka masih meminta atau menunjukkan KTP-el berbentuk fisik, dan memang secara nasional belum ada kerja sama dengan berbagai pihak terkait penggunaan IKD ini,” akunya.

Untuk tetap memberikan layanan kepada masyarakat yang belum memiliki handphone, Pemkab Tubaba masih memberikan layanan kependudukan seperti KTP-el, Kartu Keluarga dengan bentuk fisik dan pelayanan manual.

Baca Juga  Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi Tata Kelola Pertanahan dan Tata Ruang

“Untuk layanan pencetakan KTP-elektronik bagi masyarakat yang baru perekaman atau ganti akibat rusak atau hilang juga masih cukup, tetapi mereka yang datang meminta pelayanan kependudukan dan memiliki HP android juga tetap diarahkan untuk mengaktivasi layanan IKD-nya,” tuturnya.

Manfaat IKD, kata Mansyur, untuk menghindari pemalsuan data kependudukan, penggunaan lebih simpel, pembuatannya lebih cepat dari bentuk fisik, tidak perlu disimpan dalam dompet tetapi disimpan dalam handphone android atau smartphone. Selain itu, tidak perlu ada fotokopi KTP untuk mengakses layanan publik, dan tidak ada lagi masalah KTP hilang.

“Yang pasti simpel, tidak perlu dibawa-bawa baik KTP maupun KK sebab tinggal mengakses saja, dan lebih aman dari pemalsuan data kependudukan,” tutupnya.(Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru