Demokrat ‘Garap’ Segmentasi Milenial dan UMKM

Redaksi

Senin, 17 Januari 2022 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Jelang Pemilu 2024, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Lampung lakukan manuver dengan membuka segmentasi yang lebih luas. Diterpa perubahan zaman, partai berlambang bintang mercy ini melakukan pembinaan terhadap kader milenial dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Diketahui, 23 nama kaum millenial dari berbagai profesi, seperti selegram, YouTubers dan UMKM kini berada di tubuh Demokrat Lampung. Menurut Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Lampung, Deni Ribowo, bergabungnya kader milenial akan membawa dampak pada segmentasi yang lebih luas.

“Kader millenial ini bakal menampung semua aspirasi masyarakat sesuai dengan bidang masing-masing,” kata Deni saat ditemui di Ruang Fraksi Demokrat DPRD Lampung, Senin (17/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi partai Demokrat, lanjut Deni, kader millenial menjadi salah satu kekuatan bangsa untuk perubahan. Karena sesuai tagline Ketua Umum DPP Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, bahwa kaum muda adalah kekuatan.

Tak berhenti di situ, lanjut anggota Komisi V DPRD Lampung tersebut, tiap anggota DPRD Lampung memiliki binaan UMKM di tiap dapil. Menurut dia, salah satu upaya menyejahterakan masyarakat ialah mendorong pelaku UMKM untuk terus maju.

“Melalui UMKM kita berupaya menekan angka pengangguran dan meningkatkan ekonomi pasca covid-19. Hal ini juga baik untuk pemerataan ekonomi khususnya Lampung. Saya punya sepatu berlogo Demokrat, nah itu produk UMKM yang kami bina. Kami berharap, ke depan UMKM di Lampung dapat terus maju dan menciptakan lapangan pekerjaan,” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:09 WIB

“GoodB(a)y” Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:04 WIB

Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:03 WIB