Bupati Tulangbawang Sambut Kunker Menteri KKP di Bumi Dipasena

Redaksi

Selasa, 15 Juni 2021 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang (Netizenku.com): Bupati Tulangbawang, Dr. Hj. Winarti SE.,MH, menyambut Kunjugan Kerja (Kunker) Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Ir. Sakti Wahyu Trenggono, dan Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE, di Sektariat Perhimpunan Petambak, Pembudidaya Udang Wilayah (P3UW) Lampung Bumi Dipasena, Kecamatan Rawajitu Timur, Selasa (15/6).

Turut dalam rombongan tersebut, Plt. Dirjen Perikanan Budidaya, TB. Harry Rahayu, Deputi Bidang Koordinasi Sumberdaya Maritim, Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Safri Burhanudin, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung, Ir. Kusnardi, M.Agr., Ec, Ketua P3UW, Suratman dan Forkompimda.

Winarti menyampaikan, salah satu faktor pendukung untuk pertumbuhan ekonomi di Tulangbawang ini tidak luput dari pembangunan infrastruktur jalan, seperti jalan nasional 61 KM dari Simpang Penawar Sampai Rawajitu Selatan sudah proses pengerjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya berharap pertumbuhan ekonomi semakin meningkat kedepannya, apalagi kita juga sudah mendengar penyampaian langsung bapak menteri KKP, solusi untuk memajukan petambak udang di Bumi Dipasena ini harus bergotong-royong dengan semua yang punya kepentingan, bekerja sama dengan semua lini dan yang menguntungkan petambak,” ujar Winarti.

Dimana merupakan salah satu solusi yang terbaik, dia berterimakasih atas bantuan berupa 1 unit excavator yang diberikan kepada P3UW.

“Kami dari Pemkab Tulangbawang menyambut baik kedatangan bapak menteri KKP dan ketua Komisi IV DPR RI yang sudah datang mendengarkan aspirasi dan menyupport para petambak Bumi Dipasena ini,” jelas dia.

Diketahui, Tambak Bumi Dipasena memiliki luasan sekitar 16.250 Ha, dengan jumlah tambak sebanyak 17.139 petak. Dari luasan tambak tersebut, 6.800 Ha merupakan lahan pertambakan mandiri (sertifikat hak milik), dan 9.450 Ha merupakan lahan perusahaan (hak guna usaha).

Komoditas udang yang disebar di 17.139 petak yaitu udang vannamei 99 persen. Dengan jumlah KK petambak 6.500 keluarga, dan produksi 30-70 ton/hari.
Adapun kebutuhan harian yang diperlukan yaitu benih udang 3-7 ton/hari, pakan 45-105 ton/hari, obat-obatan 50 ton/hari, dan es 120-280 ton/hari.

Penjualan udang selama setahun mampu mencapai Rp1,08 triliun. Dengan rata-rata hasil produksi bulanan Juni 2020-Mei 2021 yakni sebanyak 15.895 ton/bulan atau sekitar 44,15 ton/hari.

Adapun beberapa hal yang sudah dilakukan P3UW seperti melakukan penggalangan dan swadaya masyarakat melalui program investasi Rp. 1.000/Kg, melakukan revitalisasi mandiri, melakukan penanaman mangrove, melakukan monitoring udang, perbaikan pola kemitraan bagi hasil melalui koperasi, dan perbaikan jalan darat oleh P3UW.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan dialog channel antara petambak dengan menteri KKP. Pada dialog tersebut, petambak menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi selama ini dan berbagai harapan.

Adapun kendala disampaikan, antara lain pendangkalan kanal inlet dan outlet, kerusakan jetty (sedimentasi dan bangunan), kerusakan mangrove greenbelt, rusaknya akses jalan darat, dan perlu dukungan permodalan. (Leni)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Tinjau Pembuatan Pupuk Organik Cair
Gubernur Lampung Ajak Santri Darul Islah Jadi Agen Perubahan
Sosialisasi PT SGC di Teladas Berujung Tegangan, Ada Apa?
Bawaslu Provinsi Lampung Hadiri Apel Besar Pramuka ke-64
NoNa Resmi Mendaftar di KPU Tubaba, Lawannya ‘Ora Ono’
Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 01:50 WIB

APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 16:44 WIB

Antrean BBM Solar Hambat Ekonomi Lampung, Budi Hadi Minta Pertamina Tambah Pasokan dan SPBN

Rabu, 9 September 2026 - 21:30 WIB

Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD dan Minta Pemprov Lampung Optimalkan Pajak Air Permukaan

Rabu, 9 September 2026 - 15:08 WIB

Andika Wibawa Minta Dinkes Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 14:47 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Pemprov Lampung Siapkan Anggaran Khusus Penanganan Bencana

Berita Terbaru