April, Flyover Urip Mulai Digarap

Redaksi

Senin, 27 Januari 2020 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas PU Bandarlampung, Iwan Gunawan, Senin (27/1).

Foto: Kepala Dinas PU Bandarlampung, Iwan Gunawan, Senin (27/1).

Bandarlampung (Netizenku.com): Rencana pembangunan flyover sekaligus underpass di Jalan Urip Sumoharjo mulai dikerjakan April mendatang. Dalam waktu dua bulan kedepan Pemerintah Kota Bandarlampung menargetkan pembebasan lahan telah selesai.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas PU Bandarlampung, Iwan Gunawan, saat menghadiri peresmian kantor kelurahan Kemiling Raya, Senin (27/1).

”Diperkirakan butuh waktu dua bulan untuk pembebasan lahan. Setelah pembebasan lahan selesai, maka selanjutnya akan proses pelelangan dan proses pelaksanaannya bulan empat,” katanya.

Baca Juga  Tubaba Masih Nol Kasus PMK, Tapi Vaksinasi Ternak Baru Capai 30 Persen

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait pembebasan lahan ini, lanjut Iwan, flyover sekaligus underpass itu membutuhkan lahan dengan lebar 7 meter di bagian kiri dan kanan ruas jalan. Sedangkan untuk panjang, pembangunan ini membutuhkan panjang sekitar 300 meter.

”Kita sudah melakukan sosialisasi awal, pertama kita sudah datang ke kelurahan serta kecamatan, dan nanti selanjutnya kita akan datang dengan BPN untuk menentukan harga dan segala macamnya,” terangnya.

Baca Juga  Tubaba Gandeng Tel-U, Sulap Sampah dan ZISWAF Jadi Kekuatan Ekonomi Berbasis AI

Sementara pengakuan Iwan Gunawan dalam proses pembebasan lahan tahap awal ini tidak ada penolakan dari masyarakat setempat. Mereka mendukung penuh program pemerintah kota Bandarlampung dalam pelaksanaan pembangunan Flyover Urip Sumoharjo.

Diketahui, lokasi yang berada di dua titik, yakni pertigaan Jalan Kimaja-Jalan Urip Sumoharjo dan di Jalan Sultan Agung, bakal mengalokasikan anggaran APBD 2020 sebesar Rp49 miliar. Sementara pihaknya juga sempat menungkapkan bahwa telah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk pembebasan lahan.(Adi)

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB