Anggaran Realisasi Double Trak Besar, Pemprov Harap Bantuan Pusat

Luki Pratama

Senin, 8 Juli 2024 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Bambang Sumbago, ketika diwawancarai awak media. (Foto: Luki)

Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Bambang Sumbago, ketika diwawancarai awak media. (Foto: Luki)

Meski realisasi kereta api ganda (double trak) menjadi solusi untuk meminimalisir kecelakaan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan anggaran tinggi untuk merealisasikannya. 

Bandarlampung (Netizenku.com): KEPALA Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbago, mengatakan pembangunan double trak dapat mencegah kecelakaan dan meningkatkan perekonomian Lampung.

Kendati demikian, ia mengakui pembangunan double track membutuhkan dana yang besar. Oleh karena itu, dia berharap pemerintah pusat dapat membantu pendanaannya.

Baca Juga  Sosper AKB, Lenistan Nainggolan Edukasi Pencegahan Covid-19 ke Masyarakat Bandar Lampung

“Kita coba lagi terus untuk meminta kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan Perkeretaapian untuk bagaimana realisasinya,” kata Bambang ketika diwawancarai awak media, Senin (8/7).

Ia memahami fokus Pemerintah Pusat saat ini masih di pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Namun menurutnya sektor perkeretaapian harus menjadi fokus Pemerintah Pusat juga.

Baca Juga  Pemprov Lampung Bakal Jadikan Perpusda Pusat Literasi

“Memang perkeretaapian ini sekarang lagi sibukkan dengan IKN juga kan. Jadi konsentrasinya sana sini, ya mungkin skala prioritas mungkin sama. Namun kita berharap untuk itu,” jelasnya.

Ketika sudah dijalankan double track di Lampung. Selain dapat meminimalisir kecelakaan juga dapat meningkatkan perekonomian Lampung. Upaya menawarkan investasi terhadap swasta pun telah ia tempuh.

Baca Juga  Watoni: Tujuan Dari Sosialisasi Untuk Memperkuat Kekompakan

“Harapannya, dengan double track ini, produksi batu bara bisa meningkat,” tutupnya. (Luki) 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Disdik Lampung Klaim Tidak Ditemukan Kecurangan Saat PPDB
Grafik Pemuda Jadi Petani Rendah, Lampung Gaungkan Tagline Jadi Petani Itu Keren
Jokowi Titip Pesan Stabilkan Inflasi di Lampung
Dapid: Mengapa PLN Lampung Tidak Memfungsikan PLTU?
Lampung Pemain Penting dalam Perdagangan Rempah Nusantara
Wujudkan Madrasah Bermutu, Dirjen Pendis Luncurkan KMA 450 Tahun 2024 di Lampung
Pemprov Lampung Lakukan Percepat Perekaman KTP Jelang Pilkada
Mukhlis Basri Masuk Daftar Anggota Pansus Angket Pengawasan Haji DPR RI

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 15:22 WIB

Tradisi Seharga Nyawa

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:14 WIB

Tukang Fotokopi Pun Tahu Itu

Minggu, 7 Juli 2024 - 16:12 WIB

Jiwa Binatangnya Tertinggal

Minggu, 7 Juli 2024 - 10:50 WIB

Kala Timnas Pusat Singkirkan Saudara Muslim

Selasa, 2 Juli 2024 - 18:36 WIB

Masih Belum Puas Dijajah Selama 350 Tahun?

Minggu, 30 Juni 2024 - 15:21 WIB

Jurnalisme di Persimpangan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | Senin, 15 Juli 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 02:48 WIB

Politik

Koalisi Partai Non Parlemen Tubaba Resmi Dukung NONA

Minggu, 14 Jul 2024 - 19:11 WIB

Sekretaris Disdkbud Lampung, Tommy Efra Hamdarta. (Foto: Ist)

Lampung

Disdik Lampung Klaim Tidak Ditemukan Kecurangan Saat PPDB

Minggu, 14 Jul 2024 - 17:06 WIB

Polres Lamteng meningkatkan kegiatan preventif seperti Patroli KRYD di lokasi yang dianggap rawan aksi kriminalitas, Minggu (14/7/2024). (Asep/NK)

Lampung Tengah

Cegah Kejahatan Jalanan, Patroli KRYD Polres Lamteng Ditingkatkan

Minggu, 14 Jul 2024 - 16:49 WIB