TPA Bakung Bersiap Terapkan Sanitary Landfill

Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai mempercepat pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakung. Salah satu langkah yang disiapkan ialah penerapan sistem sanitary landfill untuk meningkatkan pengelolaan sampah dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan.

(Netizenku.com): Tahap awal yang dilakukan adalah pengadaan geomembran. Material kedap air itu akan menjadi lapisan dasar dalam sistem sanitary landfill guna menahan rembesan air lindi agar tidak mencemari tanah maupun lingkungan sekitar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, Budi Ardianto, mengatakan proses pengadaan geomembran sudah berjalan dan ditargetkan mulai dimanfaatkan tahun ini.

Baca Juga  80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk sanitary landfill ini kami sedang proses pembelian geomembran. Geomembran itu seperti terpal khusus untuk penanganan sampah. Tahun ini sudah masuk pengadaan dan mudah-mudahan sudah mulai digunakan,” kata Budi Ardianto, Jumat (10/7/2026).

Kapasitas TPA Masih Mencukupi

Budi menjelaskan kapasitas TPA Bakung masih mampu menampung sampah dari seluruh wilayah Kota Bandar Lampung. Area di bagian belakang masih tersedia untuk lokasi pembuangan baru.

Baca Juga  Pemkot Benahi Drainase untuk Hentikan Jalan Cepat Rusak

Selain itu, akses jalan di dalam kawasan TPA juga telah diperbaiki menggunakan rigid beton. Perbaikan tersebut memudahkan mobilitas truk pengangkut sampah saat beroperasi.

“Area di belakang TPA Bakung masih tersedia. Sekarang juga kondisi jalannya sudah diperbaiki dengan rigid beton sehingga akses di dalam TPA jauh lebih baik,” ujarnya.

Saat ini volume sampah yang masuk ke TPA Bakung mencapai sekitar 800 ton per hari. Untuk mengantisipasi kebakaran, DLH memperketat pengawasan dengan melarang pemulung merokok atau melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api.

Baca Juga  Eva Dwiana Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah di SMP Negeri

“Seharinya masih 800 ton sampah yang dibuang ke TPA. Namun kami tegas, pemulung di sana tidak diperbolehkan merokok maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api di area pembuangan sampah,” tegas Budi.

Pemkot juga menyiapkan tangki penampungan air sebagai cadangan jika terjadi kebakaran. Sementara itu, pembangunan fasilitas pengelolaan sampah regional di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, terus berlanjut dan saat ini telah memasuki tahap tender.

“Progresnya sudah masuk tahap tender. Kita tinggal menunggu proses selanjutnya,” kata Budi.(*)

Berita Terkait

Eva Dwiana Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih
Mayang: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut
Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang
BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Benahi Halte dan JPO, Pengelola Diminta Bergerak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:16 WIB

Harlah PKB, Nunik Tegaskan Politik Harus Hadir dan Memberikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Bapenda Baru Siapkan 45 Water Meter, Munir Minta Seluruh Wajib Pajak Air Permukaan Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Banggar DPRD-TAPD Lampung Sepakati Perubahan APBD 2026, SiLPA Naik Rp94,3 Miliar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:03 WIB

DPRD Lampung Sesuaikan APBD Perubahan 2026, Prioritaskan Program Unggulan dan Efisiensi Belanja

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Mesuji Ukir Sejarah, Jadi Tuan Rumah Piala Soeratin Lampung Tiga Kategori Sekaligus

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Budiman As Minta 8.000 Aset Pemprov Lampung Diaudit Total

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Imelda Dorong Kepastian Usaha Peternak Telur

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:40 WIB

DPRD Lampung Dorong PAD Sektor Pertanian

Berita Terbaru