Kondisi jalan penghubung Desa Tanjung Baru dan Desa Baru Ranji, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, yang selama ini dikeluhkan masyarakat akhirnya mendapat perhatian langsung dari Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama.
Lampung Selatan (Netizenku.com): Setelah meninjau dan melihat langsung kondisi jalan tersebut, Egi memastikan ruas jalan yang disebut telah 19 tahun belum tersentuh perbaikan itu akan diperbaiki pada 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Egi saat meninjau ruas jalan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat Desa Baru Ranji, di sela kunjungannya melihat Desa HELAU di Kecamatan Merbau Mataram, Sabtu (8/8/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam peninjauan itu, Egi mengakui kondisi jalan cukup memprihatinkan. Kerusakan di sejumlah titik dinilai membutuhkan penanganan agar tidak semakin mengganggu mobilitas masyarakat.
“Saya selaku bupati menghaturkan permintaan maaf kalau jalannya belum bagus. 30 persen rusak, 70 persen rusak banget,” ujar Egi.
Melihat kondisi tersebut secara langsung, Egi menegaskan persoalan infrastruktur tidak cukup hanya diketahui melalui laporan. Karena itu, ia meminta agar ruas jalan menuju Desa Baru Ranji segera ditangani dan masuk dalam agenda perbaikan tahun ini.
“Saya minta perbaiki jalan Baru Ranji. Ini saya kalau nggak ke sini, nggak ngerti kalau jalannya begitu,” kata Egi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan Hendry Kurniawan mengatakan, arahan tersebut langsung ditindaklanjuti setelah Bupati Egi melihat kondisi jalan penghubung kedua desa.
“Tidak perlu berpikir lama. Bupati Lampung Selatan langsung menindaklanjuti, dan jalan penghubung kedua desa tersebut akan diperbaiki pada tahun 2026 ini,” kata Hendry.
Menurut Hendry, langkah tersebut menjadi bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan infrastruktur dasar.
Perbaikan ruas jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses masyarakat, memperlancar mobilitas warga, sekaligus memperkuat konektivitas antara Desa Tanjung Baru dan Desa Baru Ranji.
“Ini merupakan bentuk gerak cepat dan penyerapan aspirasi masyarakat dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk keberlangsungan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan infrastruktur yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya kepastian perbaikan pada 2026, masyarakat di kedua desa diharapkan segera mendapatkan akses jalan yang lebih layak dan aman.
Penanganan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk memastikan pembangunan infrastruktur menjangkau wilayah perdesaan dan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan. (*)








