Bukan Sekadar Bersih, Tubaba Ingin Ubah Kebiasaan Pelajar Peduli Lingkungan

ari

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, mulai mendorong perubahan perilaku generasi muda dalam menjaga lingkungan melalui pendidikan kebiasaan sejak bangku sekolah.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Forkopimda Masuk Sekolah di SMP Negeri 8 Tulang Bawang Barat, Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Senin (10/8/2026).

Kegiatan ini tidak hanya diisi penyampaian materi kepada siswa, tetapi diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari karakter dan tanggung jawab setiap individu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tubaba, Iwan Setiawan, S.H., M.H., yang bertindak sebagai Pembina Upacara, mengatakan sekolah merupakan ruang strategis untuk membentuk kebiasaan positif sebelum menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, persoalan lingkungan tidak selalu harus dimulai dari program besar. Perubahan dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kelas, serta merawat fasilitas sekolah.

Baca Juga  Inovasi TP-PKK Tubaba Jadi Magnet Kunjungan TP-PKK OKI, Belajar Pengelolaan UMKM hingga Bank Sampah

“Menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Kebiasaan menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan dilakukan secara konsisten,” ujar Iwan.

Kadis Lingkungan Hidup ini mendorong para siswa tidak hanya menjadi penerima pesan tentang kebersihan, tetapi menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya.

“Sikap peduli terhadap lingkungan, harus terlihat melalui tindakan nyata, bukan berhenti pada pemahaman secara teori,” ucapnya.

Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui pendampingan langsung ke sejumlah ruang kelas setelah upacara.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tubaba, Eri Budi Santoso, S.Sos., M.H., turut memberikan arahan kepada siswa mengenai hubungan antara lingkungan sekolah dengan kenyamanan belajar.

Baca Juga  Tubaba dan Universitas Muhammadiyah Jakarta Bahas Kolaborasi Penguatan SDM dan Ketahanan Pangan

Eri mengatakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman. Namun, kondisi tersebut hanya dapat dipertahankan apabila seluruh warga sekolah memiliki rasa tanggung jawab yang sama.

“Menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi kebiasaan bersama. Dimulai dari hal-hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan ruang kelas, dan tidak merusak fasilitas sekolah. Kalau kebiasaan baik ini dilakukan bersama-sama, dampaknya akan besar bagi lingkungan kita,” jelasnya.

Dia mengatakan, pendekatan melalui sekolah dinilai penting karena kebiasaan yang terbentuk sejak usia pelajar berpotensi terbawa hingga kehidupan bermasyarakat.

“Karena itu, edukasi lingkungan tidak hanya diarahkan agar siswa memahami pentingnya kebersihan, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap ruang yang mereka gunakan bersama,” ucapnya.

Baca Juga  Damkar Tubaba Imbau Warga Waspada Kebakaran Saat Musim Kemarau

Melalui Forkopimda Masuk Sekolah, Pemkab Tubaba juga berupaya membuka komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan generasi muda.

“Sekolah menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai pesan pembangunan sekaligus mendengar dan membangun kesadaran siswa terhadap persoalan di sekitar mereka,” ujarnya.

Pemkab Tubaba, lanjut dia, berharap gerakan ini dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Menjaga kebersihan sekolah tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan petugas kebersihan semata, melainkan menjadi budaya bersama yang dimulai dari kebiasaan kecil para pelajar dan dibawa ke lingkungan masyarakat,” pungkasnya.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

PAUDHI Tubaba Diperkuat, Lintas Sektor Satukan Langkah Dukung Tumbuh Kembang Anak
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng BSI Perluas Akses Pembiayaan, KUR Super Mikro Sasar Petani hingga UMKM
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD
Sekolah Rakyat Tubaba Siap Dibangun, 2.520 Anak Keluarga Kurang Mampu Bakal Dapat Pendidikan Gratis
Tubaba Masih Nol Kasus PMK, Tapi Vaksinasi Ternak Baru Capai 30 Persen
Tubaba Gandeng Tel-U, Sulap Sampah dan ZISWAF Jadi Kekuatan Ekonomi Berbasis AI
Tubaba Bidik Zero Violence, Sekolah Diminta Jadi Benteng Perlindungan Anak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:16 WIB

Harlah PKB, Nunik Tegaskan Politik Harus Hadir dan Memberikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Bapenda Baru Siapkan 45 Water Meter, Munir Minta Seluruh Wajib Pajak Air Permukaan Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Banggar DPRD-TAPD Lampung Sepakati Perubahan APBD 2026, SiLPA Naik Rp94,3 Miliar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:03 WIB

DPRD Lampung Sesuaikan APBD Perubahan 2026, Prioritaskan Program Unggulan dan Efisiensi Belanja

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Mesuji Ukir Sejarah, Jadi Tuan Rumah Piala Soeratin Lampung Tiga Kategori Sekaligus

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Budiman As Minta 8.000 Aset Pemprov Lampung Diaudit Total

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Imelda Dorong Kepastian Usaha Peternak Telur

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:40 WIB

DPRD Lampung Dorong PAD Sektor Pertanian

Berita Terbaru