Harga Pangan Turun, Tubaba Catat Indikasi Deflasi Juli 2026 dengan IPH Minus 2,36

Arie

Senin, 27 Juli 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, mencatat indikasi penurunan harga sejumlah komoditas pangan strategis pada pekan keempat Juli 2026.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Berdasarkan hasil pemantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Tubaba berada pada angka -2,36, yang menunjukkan adanya penurunan harga beberapa komoditas utama di pasar.

Kondisi tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) TPID Kabupaten Tubaba yang berlangsung di Ruang Asisten II Setdakab Tubaba, Senin (27/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, Iwan Mursalin, didampingi Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Tubaba, Suwardi, selaku Sekretaris TPID.

Baca Juga  Aisyiyah Siapkan Kader Perempuan Jadi Penggerak Pembangunan, Tubaba Dorong Kolaborasi

Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Tubaba, Suwardi, mengatakan penurunan IPH tersebut dipengaruhi oleh turunnya harga sejumlah komoditas pangan, terutama cabai merah, daging ayam ras, dan bawang merah.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan ketersediaan pasokan pangan di pasar dalam kondisi cukup, sehingga harga jual kepada masyarakat mengalami penyesuaian.

“Pada minggu keempat Juli 2026, Kabupaten Tubaba mengalami indikasi deflasi dengan nilai IPH minus 2,36. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh turunnya harga cabai merah, daging ayam ras, dan bawang merah karena pasokan komoditas relatif mencukupi,” ujar Suwardi.

Baca Juga  SINITA Tubaba Dimatangkan, 50 Pasangan Jadi Sasaran Tahap Awal

Berdasarkan data TPID Tubaba, komoditas cabai merah menjadi penyumbang terbesar terhadap penurunan IPH dengan andil sebesar -1,09 poin. Kemudian daging ayam ras memberikan kontribusi -0,95 poin, sedangkan bawang merah menyumbang -0,68 poin.

Meski demikian, Suwardi menegaskan bahwa angka IPH bukan merupakan angka inflasi resmi yang dikeluarkan pemerintah. IPH hanya menjadi indikator awal atau proxy yang digunakan untuk melihat perkembangan harga dan potensi perubahan kondisi inflasi di daerah.

“IPH bukan angka inflasi resmi. Angka inflasi tetap mengacu pada data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Namun, IPH menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan dan mengambil langkah pengendalian harga,” jelasnya.

Baca Juga  Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi Tata Kelola Pertanahan dan Tata Ruang

Ia menambahkan, TPID Tubaba akan terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan harga dan ketersediaan bahan pangan strategis agar stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga.

Menurutnya, koordinasi antarinstansi menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga komoditas, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan kebutuhan pangan tetap tersedia.

“Melalui pemantauan harga secara berkala, pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi gejolak komoditas pangan pada periode mendatang,” pungkas Suwardi.(*)

Berita Terkait

Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba
Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden
Kapolres Tubaba Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Targetkan Rp50 Miliar Berputar di Tiyuh, Tubaba Genjot Permodalan Lewat TubabaQ Berdaya
Gunung Agung Juara Tubaba Football League U-17, Bupati Dorong Pembinaan Talenta Muda Berkelanjutan
Wabup Nadirsyah: Pengukuhan Paskibraka Bukan Sekadar Seremoni, tapi Ikrar Patriotisme dan Jadilah Generasi Tangguh Berintegritas
Polres Tubaba Uji Ketahanan Fisik dan Bela Diri Personel, Jaga Kesiapan Hadapi Tugas
BSI dan Pemkab Tubaba Resmi Bersinergi, KUR Super Mikro Jadi Stimulus Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:19 WIB

1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WIB

292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:26 WIB

PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Solar Tumpah, Jalan Saleh Raja Kusuma Licin

Berita Terbaru

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB

Lampung

Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:38 WIB