Tubaba Bidik Zero Violence, Sekolah Diminta Jadi Benteng Perlindungan Anak

Arie

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, mendorong terwujudnya lingkungan pendidikan yang benar-benar aman bagi anak dengan menargetkan “Zero Violence” atau nihil kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, saat menjadi Pembina Upacara dalam kegiatan Forkopimda Masuk Sekolah di SMP Negeri 9 Tubaba, Senin (10/8/2026).

Nadirsyah mengatakan, upaya menciptakan sekolah ramah anak tidak cukup hanya dengan memberikan imbauan. Diperlukan kepedulian dan keterlibatan seluruh pihak untuk mencegah kekerasan maupun perundungan sejak awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak adalah aset terpenting dan masa depan Kabupaten Tubaba. Karena itu, mereka harus tumbuh di lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut,” ujar Nadirsyah.

Baca Juga  Bukan Sekadar Bantuan, Tubaba Bangun Ekosistem Usaha Warga dari Modal hingga Perlindungan

Wakil Bupati menegaskan tidak boleh ada pembiaran terhadap bullying, sekecil apa pun bentuknya. Sebab, tindakan yang dianggap sebagai candaan sekalipun harus menjadi perhatian apabila telah membuat anak merasa tertekan, takut, atau kehilangan rasa aman di sekolah.

“Tidak boleh ada pembiaran terhadap aksi perundungan, sekecil apa pun itu. Sekolah harus menjadi lingkungan yang ramah anak dan menghentikan segala bentuk bullying maupun kekerasan,” tegasnya.

Bagi Nadirsyah, sekolah bukan sekadar tempat untuk mengejar prestasi akademik. Sekolah juga harus menjadi ruang yang membentuk karakter sekaligus memberikan perlindungan kepada peserta didik.

Baca Juga  Bupati Tubaba Ikuti Rapat Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Fiskal dan Tata Kelola Daerah

Karena itu, Wakil Bupati mengajak guru, tenaga kependidikan, orang tua, pemerintah, dan masyarakat membangun kepedulian bersama terhadap berbagai bentuk kekerasan yang berpotensi dialami anak.

“Perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada satu institusi. Guru perlu peka terhadap perubahan perilaku siswa, orang tua harus membangun komunikasi terbuka dengan anak, sementara pemerintah dan masyarakat perlu memastikan mekanisme pencegahan serta penanganan berjalan dengan baik,” harapnya.

Kegiatan Forkopimda Masuk Sekolah dinilai menjadi salah satu ruang untuk memperkuat pesan tersebut secara langsung kepada pelajar sekaligus membangun kesadaran bahwa menciptakan sekolah aman merupakan tanggung jawab bersama.

“Mari kita jadikan momentum kegiatan Forkopimda Masuk Sekolah ini sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan Tubaba yang Zero Violence atau nihil kekerasan terhadap anak,” ajak Nadirsyah.

Baca Juga  Tubaba Gandeng BSI Perluas Akses Pembiayaan, KUR Super Mikro Sasar Petani hingga UMKM

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua I TP-PKK Tubaba, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bagian Protokol, serta Camat Tulang Bawang Tengah.

Kehadiran lintas perangkat daerah tersebut memperlihatkan bahwa isu perlindungan anak dipandang sebagai persoalan bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Gerakan menuju Zero Violence tidak berhenti pada kegiatan ini, tetapi diterapkan dalam keseharian di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, setiap anak dapat belajar, berinteraksi, dan berkembang tanpa rasa takut menjadi korban kekerasan maupun perundungan,” pungkasnya.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik
Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB