Dugaan Money Politik Arinal-Nunik di Lamteng dan Tanggamus, Bawaslu Optimis Rampungkan Tindaklanjut Dalam Lima Hari

Redaksi

Senin, 25 Juni 2018 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‌Bandarlampung (Netizenku.com): Soal temuan money politics di Tanggamus dan Lampung Tengah yang diduga dilakukan oleh Tim Pemenangan Paslon Gubernur-Wakil Gubernur nomor urut 3, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung mengaku sedang menelusuri dan menindaklanjuti hal tersebut.

‌Ditemui di lingkungan Pemprov Lampung, Anggota Bawaslu Divisi Pencegahan Bawaslu Lampung, Iskardo P Panggar, kepada Netizenku.com, membenarkan jika jajaran panwas di dua daerah tersebut telah menemukan dugaan money politics, dan pihaknya juga nengakui sudah menerima laporan.

‌\”Memang benar di Lamteng dan Tanggamus ada praktek money politik yang diduga dilakukan oleh tim pemenangan paslon nomor 3. Namun, yang harus saya klarifikasi, jajaran kami tidak pernah mengancam pelaku mknry politik teraebut, hanya saja meminta keterangan dari mana sumber dana itu berasal,\” ucap Kardo, Senin (25/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‌Lanjut Kardo, petugas di lapangan hanya menjelaskan dan menegaskan jika pemberi dan penerima politik uang akan ditindak. Dan pihamnya juga optimis bakal menuntaskan perkara tersebut dalam lima hari ke depan. \”Kita optimis selesai dalam lima hari. Apakah nantinya dapat menggugurkan paslon yang bersangkutan yakni Paslon 3, tergantung hasil kajiam kita ke depan,\” jelasnya.

‌Dirinya juga mengatakan bahwa Bawaslu selalu mengintruksikan jajaran untuk memperkuat patroli pengawasan jelang pemilihan yang hanya tinggal dua hari mendatang. \”Selain itu, instruksi tim penindak untuk standby di kantor juga sudah kita lakukan,\” ucapnya. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB