Dari Wartawan ke Doktor Hukum, Oking dan Jalan Panjang yang Tak Lurus

iwan

Selasa, 4 November 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalau hidup diibaratkan jalan raya, maka Dr. Oking Ganda Miharja, barangkali sudah menempuh semua tikungan tajam dan tanjakan curamnya. Kadang mulus, kadang berlubang, tapi tak sekalipun ia berhenti. Hari ini, di ujung perjalanan panjang itu, ia berdiri tegak dengan toga di pundak dan gelar Doktor Ilmu Hukum di depan namanya.

Lampung Barat (Netizenku.com): Anak kelahiran Krui, Kabupaten Pesisir Barat ini dikenal sebagai sosok yang ulet, cerdas, dan berani mengambil risiko.

Saya mengenalnya sejak masa mudanya di dunia jurnalistik, wartawan muda yang tajam dalam menulis dan kritis dalam berpikir. Dari ruang redaksi yang sederhana, langkahnya tumbuh melampaui batas ketika ia mendirikan Media Nasional, media berskala nasional yang dibangun dari semangat idealisme.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun hidup Oking tak berhenti di dunia pers. Ia menapaki jalur politik, dan mulai dikenal publik Lampung saat mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI pada Pemilu 2009.

Baca Juga  "GoodB(a)y" Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan

Meskipun belum berhasil melangkah ke Senayan, pengalaman itu menjadi bekal berharga bagi langkah-langkah berikutnya.

Tahun 2015, Oking kembali turun ke gelanggang demokrasi, kali ini sebagai calon bupati Pesisir Barat.

Sekali lagi, takdir belum berpihak. Tapi dalam setiap kegagalan, Oking justru menemukan arah baru: bahwa perjuangan bukan tentang jabatan, melainkan tentang keberlanjutan pengabdian.

Perjalanannya di dunia hukum kemudian menjadi bab penting lain dalam hidupnya. Pernah menjabat Sekretaris Jenderal Perhimpunan Advocaten Indonesia (PAI), Oking kemudian mendirikan wadah baru bernama Persatuan Advokasi Indonesia (Persadin) dan dipercaya menjadi Ketua Umum.

Langkah itu diambil bukan karena ambisi pribadi, tapi karena keyakinan profesi advokat harus berdiri tegak di atas kebenaran dan keadilan, bukan tunduk pada tekanan kepentingan.

Kini, Oking menambah satu lagi capaian besar, yakni meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Jayabaya, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga  Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?

Bagi sebagian orang, itu mungkin sekadar gelar akademik. Tapi bagi Oking, itu adalah penegasan bahwa belajar tak pernah mengenal usia dan perjuangan tak mengenal garis akhir.

Foto dirinya berseragam toga bersama para wisudawan lain menjadi simbol kerja keras, keikhlasan, dan ketekunan adalah kombinasi yang tak pernah gagal.

Di balik semua kesibukannya, Oking tetaplah manusia yang hangat. Ia adalah suami dari Dewi Hartini dan ayah dari seorang putra tunggal bernama Cikar Odhitia Kartadilaga yang menjadi sumber energi dalam setiap langkahnya.

Kini, tanggung jawabnya pun kian besar. Ia dipercaya menjadi Komisaris di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), posisi yang menuntut integritas, pengalaman, dan kemampuan membangun jejaring.

Dan soal jaringan, tak perlu diragukan lagi. Oking dikenal memiliki hubungan luas lintas kalangan, dari wartawan, politisi, birokrat, pengusaha, akademisi, hingga aktivis muda.

Baca Juga  Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Ia punya kemampuan menjembatani perbedaan dan membangun komunikasi di ruang-ruang yang sering kali tak lagi terbuka. Di situlah letak kekuatannya, dirinya mampu hadir di berbagai lingkaran tanpa kehilangan jati diri.

Selain itu, Oking juga merambah dunia usaha perhotelan di wilayah Pesisir Barat, dan saat ini juga menjabat sebagai tenaga ahli DPR RI.

Dari wartawan, politisi, pendiri media, advokat, tenaga ahli beberapa bupati, hingga kini menyandang gelar doktor dan duduk sebagai komisaris, perjalanan Oking adalah bukti kalau hidup bukan tentang garis lurus, melainkan tentang kesetiaan pada proses.

Selamat, Dr. Oking Ganda Miharja, SH. Dari Krui ke Jakarta, dari ruang redaksi hingga ruang sidang, dari tinta wartawan hingga toga akademik, jejak langkahmu mengajarkan satu hal, bahwa tak ada jalan yang terlalu panjang bagi mereka yang terus berjalan dengan keyakinan. (*)

Berita Terkait

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
“GoodB(a)y” Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan
Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?
ASN Lampung Barat di Persimpangan 2026
Lampung Barat: Ketika Amanah Dijadikan Pekerjaan Paruh Waktu
Tujuh Pejabat Baru, Ujian Sesungguhnya Baru Dimulai
Amanah di Singgasana, Bukan Sekadar Pencitraan
Kunker ke Lampung Barat, Gubernur Bawa Dua Janji Manis

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:57 WIB

Siswa Kelas 2 SD Muhammadiyah Pringsewu Berbagi Takjil, Tanamkan Kepedulian Sejak Dini

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Senin, 2 Februari 2026 - 19:49 WIB

Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB

Lampung Selatan

Realisasi Infrastruktur Lamsel 2025 Capai 100 Persen

Rabu, 25 Feb 2026 - 21:24 WIB