Kasus HIV di Lampung Meningkat, DPRD Lampung Desak Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pencegahan

Tauriq Attala Gibran

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lonjakan kasus HIV di Provinsi Lampung memicu kekhawatiran serius. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, mendesak pemerintah daerah agar tidak setengah hati dalam menangani persoalan yang kini dinilai mulai menyasar generasi muda.

Lampung (Netizenku.com): Andika mengungkapkan, tren kasus HIV di Lampung meningkat signifikan dalam waktu singkat. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal lemahnya kontrol serta kurangnya edukasi yang masif di tengah masyarakat.

“Ini bukan persoalan kecil. Jika tidak ditangani serius, bisa merusak masa depan generasi kita,” tegasnya, pada Rabu (6/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, Komisi V DPRD Lampung mendorong pemerintah daerah segera memperkuat program pencegahan dini, khususnya melalui edukasi intensif di sekolah. Sosialisasi dinilai perlu digencarkan secara rutin dan terstruktur, bahkan bila perlu diatur melalui peraturan daerah.

Baca Juga  Pemprov Lampung Susun Roadmap ETPD 2026–2028, Bidik Prestasi TP2DD 2026

Menurutnya, kelompok usia remaja hingga mahasiswa menjadi yang paling rentan. Minimnya pemahaman mengenai bahaya HIV, ditambah gaya hidup bebas serta pengaruh media sosial, membuat penyebaran virus semakin sulit dikendalikan.

“Banyak anak muda merasa aman, padahal justru rentan. Ini yang harus disasar lewat edukasi,” ujarnya.

Andika juga menyoroti maraknya penggunaan aplikasi digital yang mempermudah pertemuan tanpa kontrol, sehingga berpotensi membuka celah penularan. Ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama dalam pengawasan.

Baca Juga  DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

“Kontrol utama tetap di keluarga. Orang tua harus mengetahui aktivitas anak, baik di dunia nyata maupun di media sosial,” katanya.

Selain itu, ia menilai penguatan nilai agama dan moral menjadi kunci dalam membentengi generasi muda dari perilaku berisiko.

“Jangan menunggu angka semakin tinggi. Ini sudah darurat dan membutuhkan langkah konkret sekarang juga,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Edwin Rusli, menyebutkan bahwa peningkatan kasus HIV juga dipengaruhi oleh semakin masifnya upaya deteksi dini.

Ia memaparkan, hingga saat ini Lampung baru mencapai 71 persen Orang Dengan HIV (ODHIV) yang terdeteksi dan masih hidup. Dari jumlah tersebut, 70 persen menjalani terapi antiretroviral (ARV) dan 58 persen memiliki viral load tersupresi.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

Adapun data kumulatif menunjukkan tren peningkatan jumlah kasus, yakni 5.495 ODHIV pada 2024, meningkat menjadi 6.474 pada 2025, dan mencapai 6.696 kasus hingga Maret 2026.

Edwin menambahkan, kasus HIV di Lampung paling tinggi ditemukan di Kota Bandar Lampung. Penularan masih didominasi oleh hubungan seksual tidak aman, terutama pada pasangan heteroseksual.

“Selain itu, penularan juga terjadi melalui penggunaan jarum suntik tidak steril, transfusi darah terkontaminasi, serta penularan dari ibu ke bayi,” jelasnya.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban Jumbo 1,5 Ton untuk Pemprov Lampung
DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025
Sikap Tegas Kapolda Lampung Terhadap Begal Didukung DPRD Lampung, Dinilai Beri Efek Jera
DPRD Lampung Soroti Pagar Laut Marriott Pesawaran, Jangan Ada Privatisasi!
Wagub Jihan Nurlela Minta SPIP Jadi Budaya Kerja di Lingkungan Pemprov Lampung
Kisah Haru Kyai Batua dan Sinta, Lahirnya Dua Anak Harimau Sumatera Pertama di Lampung
Temu Karya Karang Taruna Lampung Dihangatkan Munculnya Sejumlah Kandidat Ketua
Gubernur Lampung Dukung Koperasi IJP Maju Sejahtera

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB