NTP Lampung September 2024 Catat Rekor Tertinggi 129,58

Ilwadi Perkasa

Selasa, 1 Oktober 2024 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan NTP terbaru ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung pada Senin (1/10/2024) sekitar pukul 12.30 WIB, menyusul laporan BPS RI yang terbit lebih awal.

Laporan NTP terbaru ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung pada Senin (1/10/2024) sekitar pukul 12.30 WIB, menyusul laporan BPS RI yang terbit lebih awal.

Bandarlampung (Nitezenku.com): Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung pada September 2024 naik 1,54 persen dibandingkan NTP Agustus 2024 yaitu dari 127,62 menjadi 129,58. Ini adalah NTP tertinggi sejak konsep NTP mulai diperkenalkan sebagai indikator kesejahteraan petani pada tahun 1980-an.

Laporan NTP terbaru ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung pada Selasa (1/10/2024) sekitar pukul 12.30 WIB, menyusul laporan BPS RI yang terbit lebih awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BPS Lampung menyebutkan peningkatan NTP pada September 2024 disebabkan oleh naiknya indeks harga yang diterima petani dan turunnya indeks harga yang dibayar petani.

Baca Juga  Pemprov Lampung Tetapkan Dewan Pendidikan 2025–2030

Penurunan indeks yang dibayar petani disebabkan oleh turunnya indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,28 persen dan naiknya indeks biaya produksi serta penambahan barang modal sebesar 0,05 persen.

Peningkatan NTP Lampung pada September 2024 dipengaruhi oleh naiknya NTP di beberapa subsektor pertanian yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 0,72, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 3,38 persen, subsektor peternakan naik sebesar 0,14 persen, subsektor perikanan tangkap sebesar 1,44 persen, dan subsektor perikanan budidaya sebesar 0,26 persen.

Baca Juga  Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC

Sementara NTP yang mengalami penurunan yaitu subsektor tanaman hortikultura sebesar 7,44 persen.

Lebih rinci BPS Lampung menyebutkan It Provinsi Lampung pada September 2024 naik sebesar 1,33 persen dibanding It Agustus 2024 yaitu dari 154,98 menjadi 157,03.

Peningkatan It pada September disebabkan oleh naiknya It beberapa subsektor pertanian yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 0,48 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 3,20 persen, subsektor perikanan tangkap sebesar 1,34 persen, dan subsektor perikanan budidaya sebesar 0,09 persen.

Baca Juga  Safari Ramadan di Lampung Tengah, Gubernur Mirza Alokasikan Rp300 Miliar Perbaikan Jalan

Sedangkan Ib Provinsi Lampung turun 0,21 persen bila dibanding Ib Agustus 2024 yaitu dari 121,44 menjadi 121,19.

Hal itu disebabkan oleh penurunan indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,28 persen dan indeks Biaya produksi serta penambahan barang modal yang naik 0,05 persen.

Angka Ib menggambarkan fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar dari masyarakat perdesaan, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian. (iwa)

 

Berita Terkait

Kwarda Lampung Buka Puasa Bersama 50 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial
DPRD Lampung Minta Aktor Utama Tambang Emas Ilegal Way Kanan Diusut
Korpri Lampung Gelar Ramadan Berbagi, 1.101 ASN Terima Bantuan
Wakil Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Way Kanan 2027
Pemprov Lampung Bahas Capaian IKK untuk Penyusunan LPPD 2025
Kabar Duka, Anggota DPRD Lampung Veri Agusli Tutup Usia
DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak
Pemprov Lampung Siap Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lampung Barat

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:48 WIB

Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:31 WIB

Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:31 WIB

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:43 WIB

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Senin, 2 Februari 2026 - 20:02 WIB

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:11 WIB

Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:56 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB

Pesawaran

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB