Bawaslu Kabupaten-kota Diminta Tingkatkan Pencegahan Kerawanan Pemilu

Redaksi

Minggu, 18 Desember 2022 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung meminta Bawaslu Kabupaten/Kota tingkatkan cegah potensi kerawanan Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2024 mendatang. Hal tersebut diminta oleh Bawaslu Lampung lantaran indeks kerawanan Pemilu (IKP) di Lampung berstatus sedang.

Ketua Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat, Karno Ahmad Satarya, mengatakan Bawaslu Lampung telah melakukan identifikasi potensi kerawanan pada pemilu sebelumnya dan pemilu serentak 2024 yang akan datang.

“Indeks kerawanan pemilu memiliki empat dimensi, yakni dimensi konteks sosial politik, dimensi kontestasi, dimensi partisipasi politik dan dimensi penyelenggaraan pemilu,” ungkap Karno, Minggu (18/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, berdasarkan hasil identifikasi sebelumnya dan publikasikan IKP pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum pada 16 Desember 2024, dimensi penyelenggaraan pemilu menjadi dimensi paling tinggi dalam mempengaruhi terjadinya kerawanan pemilu.

“Secara umum Indeks kerawanan sedang untuk lingkup Provinsi Lampung masuk pada posisi kedua dengan skor 64,61 setelah Provinsi Banten sebesar 66, 53,” tambahnya.

Diketahui, yang tergolong Provinsi dengan IKP tertinggi ialah, provinsi DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Jawa Barat dan Kalimantan Timur. Sedangkan Provinsi Lampung (IKP) Dimensi Penyelenggaraan Pemilu masih masuk kategori tinggi di beberapa daerah, seperti Kota Bandarlampung kerawanan tinggi dengan skor (92,8), Kabupaten Tanggamus dengan skor (84,2) dan Pringsewu skornya (80,4), sedangkan dimensi kontestasi masuk pada kategori tinggi yakni Kabupaten Lampung Tengah skor (83,8), Kota Bandarlampung dengan skor (67,9). Untuk dimensi konteks Sosial Politik dari 15 kabupaten/kota se Lampung, hanya Lampung Barat yang masuk kategori kerawanan tinggi dengan skor (95,6). (Luki)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Mahasiswa Malahayati Sosialisasikan Insinerator Minim Asap di Metro Timur

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Struktur APBD, Dorong Anggaran Lebih Berpihak ke Masyarakat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:20 WIB

DPRD Lampung Tegaskan Optimalisasi PAD Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:17 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Rencana Peluncuran Satelit Lampung-1, Dinilai Jadi Terobosan Visioner

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Mukhlis Basri Dukung Trans Sumatra Railways, Nilai Perkuat Konektivitas dan Dongkrak Ekonomi Lampung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Berita Terbaru

Bupati dan Wakil Bupati Tubaba, Novriwan Jaya - Nadirsyah

Tulang Bawang Barat

Tubaba Jadi Contoh Daerah Lain Berkat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:11 WIB

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Dorong Penguatan Pencegahan Korupsi Lewat Implementasi MCSP 2026

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:43 WIB

Tulang Bawang Barat

Bupati Tubaba: Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Fiskal Daerah

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:54 WIB