Riana Arinal Dikukuhkan Sebagai Bunda SALUD

Redaksi

Senin, 19 September 2022 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Sebagaimana diketahui bersama bahwa angka kecelakaan lalu lintas di jalan saat ini cukup tinggi, pada tahun 2021 tercatat 256.000 lebih telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan, dimana 49%dari angka tersebut menimpa pada usia produktif.

“Faktor penyumbang tertinggi penyebab kecelakaan adalah karena faktor manusia, yaitu perilaku berkendaraan yang tidak baik, untuk itu upaya menanamkan pendidikan tertib berlalu lintas di jalan sejak usia dini menjadi satu hal yang sangat penting untuk dilakukan,” ungkap Riana Sari Arinal usai dikukuhkan sebagai Bunda Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) Provinsi Lampung Masa Bakti 2022-2027, di Balai Keratun Lt.3, Senin (19/09/2022).

Pada kesempatan tersebut, Riana Sari Arinal dikukuhkan menjadi Bunda Salud Provinsi Lampung oleh Menteri Perhubungan yang diwakili oleh Kepala Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan Umar Aris, yang kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan Bunda Salud Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung oleh Riana Sari Arinal.

Baca Juga  Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bunda Salud Provinsi Lampung berharap agar sejak dini, anak-anak sudah dapat memahami apa arti berlalu lintas yang baik dan memberikan contoh kepada orang-orang terdekatnya bahkan orang yang lebih dewasa yang belum mengetahui bagaimana berlalu lintas yang aman dan berkeselamatan.

Riana Sari Arinal juga berharap agar Bunda Salud Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dapat menciptakan inovasi-inovasi program atau kegiatan yang dapat menumbuhkan nilai dasar sikap, semangat kemandirian dan disiplin sejak dini yang menjadi kunci kesadaran tertib lalu lintas

“Hal ini sejalan dengan program pendidikan anak usia dini atau Bunda PAUD yang sangat berguna untuk menyelamatkan generasi penerus dan masa depan bangsa melalui program penyisipan Salud pada kurikulum PAUD dan pendidikan dasar,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan Umar Aris menyampaikan bahwa BPTD Wilayah VI Provinsi Bengkulu dan Lampung bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung telah melaksanakan Penyuluhan SALUD (Sadar Lalu Lintas Anak Usia Dini) pada tanggal 15-17 September 2022 di Lampung kepada sebanyak 34 peserta yang terdiri dari Guru PAUD tingkat provinsi, kabupaten/kota di wilayah Provinsi Lampung, personil Dinas Perhubungan dan personil BPTD Wilayah VI Provinsi Bengkulu dan Lampung.

Baca Juga  Pemkab Tulang Bawang Ajukan Pinjaman Rp43 Miliar, DPRD Lampung Optimistis Bank Lampung Mampu

SALUD menurut Umar Aris, merupakan salah satu program Kementerian Perhubungan c.q. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dalam upaya penanaman budaya tertib berlalu lintas untuk meningkatkan keselamatan transportasi jalan. Hal ini sejalan dengan amanat UU Nomor 22 Tahun 2009 pasal 208 tentang upaya membangun budaya keamanan dan keselamatan lalu lintas yaitu melalui pelaksanaan pendidikan berlalu lintas sejak usia dini.

“Perlu saya sampaikan bahwa Program SALUD ini bertujuan untuk memberikan dasar tentang tata cara berlalu lintas yang berkeselamatan sejak usia dini, menanamkan perilaku berkeselamatan pada anak usia dini dalam berlalu lintas, dan pembangunan karakter keselamatan dan budaya tinggi keselamatan lalu lintas jalan,” ungkapnya.

Baca Juga  Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Adapun Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo dalam laporannya mengungkapkan bahwa terdapat 1,3 juta jiwa meninggal per tahun akibat kecelakaan lalu lintas di jalan dan 50 juta orang pertahunnya cidera akibat kecelakaan lalu lintas dan jika dikalkulasikan maka jumlah korban meninggal akibat kecelakaan rata-rata tiga orang meninggal dunia setiap jamnya atau 72 orang meninggal per hari atau 26.280 orang meninggal pertahunnya karena kecelakaan lalu lintas.

“Oleh karenanya, melalui program Bunda Salud yang dikolaborasikan dan bersinergi dengan program Bunda Paud, kami berharap dapat mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas jalan yang disebabkan perilaku,” tutup Bambang Sumbogo. (Red)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong Penataan Ulang UMKM Lampung, Stop Persaingan Tidak Sehat!
Hilirisasi Komoditas, Gubernur Lampung Targetkan Kawasan Industri Way Kanan Beroperasi 2027
Lampung Siapkan Lahan 7 Hektare di Kota Baru demi Bangun Balai Diklat Industri
Pemprov Lampung Segera Terapkan Kebijakan Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Sesuai STNK
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Sekda Lampung Marindo Kurniawan Motivasi Lulusan Teknik Unila Hadapi Bonus Demografi dan Tantangan Masa Depan
Kunjungan Komisi VII DPR RI ke Lampung, Gubernur Lampung Dorong Industri, UMKM, dan Pariwisata
Perkuat Tata Niaga Ubi Kayu, Wagub Lampung Jihan Nurlela Bertemu Wamendag

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:59 WIB

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:09 WIB

“GoodB(a)y” Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan

Berita Terbaru

Standar kesehatan program Makan Bergizi Gratis Bandar Lampung.(ilustrasi: Netizenku)

Bandarlampung

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:40 WIB