Lampung Perbarui Data Pendidikan di KK, Dorong Kenaikan IPM

Tauriq Attala Gibran

Senin, 4 Mei 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat komitmen dalam pemutakhiran data pendidikan pada Kartu Keluarga (KK) sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui inovasi RMD-Ku (Rampung Pendidikan Mendapatkan Dokumen Kependudukan).

Lampung (Netizenku.com): Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (4/5/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengapresiasi inovasi kolaboratif tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai upaya konkret dalam menjawab persoalan mendasar pembangunan, khususnya terkait akurasi data kependudukan dan pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kolaborasi melalui inovasi RMD-Ku merupakan langkah yang sangat baik karena menyasar akar masalah, yakni akurasi data,” ujar Marindo.

Baca Juga  Lampung Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Regional Sumatera dalam Pengendalian Inflasi

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), IPM Provinsi Lampung saat ini berada di angka 73,98 dan menempati peringkat ke-27 secara nasional. Marindo menekankan bahwa dimensi pendidikan dan kesehatan masih perlu ditingkatkan, terutama pada indikator rata-rata lama sekolah.

Ia menjelaskan, integrasi data menjadi kunci dalam memperbaiki capaian tersebut. Selama ini, masih banyak lulusan sekolah yang belum memperbarui status pendidikan dalam dokumen kependudukan, seperti KK, sehingga tidak tercatat optimal dalam pendataan BPS.

“Kerja sama ini memastikan data siswa yang lulus dari SMA, SMK, dan SLB langsung diperbarui dalam KK, sehingga data pendidikan menjadi lebih akurat dan berdampak pada peningkatan IPM,” jelasnya.

Menurut Marindo, data yang akurat juga berpengaruh terhadap kebijakan ekonomi dan sosial, termasuk efektivitas penyaluran bantuan seperti BOS, BOSDA, dan beasiswa.

Baca Juga  DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah

“Jika bantuan tepat sasaran, beban ekonomi keluarga dapat berkurang, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan angka kemiskinan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dan pihak sekolah dalam memperbarui data kependudukan. “Teknologi harus diimbangi dengan input data yang tepat agar menghasilkan output yang optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Provinsi Lampung, Lukman, menyampaikan bahwa dimensi pendidikan masih menjadi tantangan dalam peningkatan IPM. Saat ini, rata-rata lama sekolah di Lampung baru mencapai 8,61 tahun atau setara kelas II SMP.

Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah data pendidikan dalam KK yang belum diperbarui meskipun anggota keluarga telah menyelesaikan pendidikan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Disdukcapil bersama Disdikbud meluncurkan inovasi RMD-Ku yang memungkinkan pembaruan data pendidikan secara otomatis saat siswa lulus sekolah.

Baca Juga  Dua Antologi Sastra Dwibahasa Indonesia-Lampung Segera Diluncurkan

Melalui sistem ini, lulusan akan langsung mendapatkan KK terbaru dengan data pendidikan yang telah diperbarui.

Lukman menjelaskan, pelaksanaan program ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari sekolah, cabang dinas pendidikan, hingga Disdukcapil kabupaten/kota. Data lulusan dikumpulkan oleh sekolah, diverifikasi oleh Disdikbud, lalu diproses oleh Disdukcapil Provinsi sebelum didistribusikan ke daerah sesuai domisili.

Selain meningkatkan akurasi data pendidikan, program ini juga diharapkan mendukung target kepemilikan KTP elektronik sebesar 100 persen serta percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“Inovasi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan IPM, tetapi juga membantu pemetaan data kemiskinan dan kependudukan secara lebih akurat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke
Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB