Fajar Baru Terpapar Radikalisme, Sahlan Sosialisasikan Ideologi Pancasila

Redaksi

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan (Netizenku.com): Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Sahlan Syukur, menggelar sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Desa Fajar Baru, Lampung Selatan, Sabtu (6/8).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Fajar Baru, M Agus Budiantoro, menjelaskan bahwa ada benih penyebaran paham radikal di desanya. Ia meminta agar narasumber kegiatan membedah persoalan radikalisme dalam konteks kebangsaan.

“Di desa kami ini ada benih-benih, meski masih kecil alangkah baiknya kita semua melakukan pencegahan sebelum terlalu banyak yang terpangaruh. Lebih jelasnya tolong nanti narasumber bedah, agar masyarakat Desa Fajar Baru lebih paham,” ujar dia.

Baca Juga  Realisasi Infrastruktur Lamsel 2025 Capai 100 Persen

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Sahlan Syukur menjelaskan bahwa tanda-tanda penyebaran paham yang bertentangan dengan ideologi pancasila sudah disadari sejak dulu oleh pemerintah Indonesia.

“Itu sudah disadari sejak lama. Karena memang penyebarannya terjadi diberbagai daerah, baik dalam kelompok besar ataupun kecil. Bedanya dahulu itu tidak mengancam keberagaman dan persatuan, kalau sekarang kan mereka terang-terangan menolak ideologi bangsa dan ingin merubah sistem negara. Bahkan kelompok-kelompok itu memecah kerukunan umat dengan cara yang tidak mencerminkan islam itu sendiri,” tegas Sahlan.

Baca Juga  Ketua DPRD Lampung Hadiri HLM TPID

Di tempat yang sama, narasumber pertama, Ustaz Suparman Abdul Karim (Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme Lampung), menjelaskan bahwa masyarakat harus hati-hati terhadap kelompok yang ingin memecah belah persatuan.

“Ada kelompok-kelompok tertentu yang ingin merusak ketentraman. Membanding-bandingkan negara dengan agama. Padahal agama dan negara bukanlah sesuatu yang bisa dibandingkan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, bahwa tidak ada satupun dalil dari Al-quran dan hadits yang menyarankan atau memerintahkan untuk menegakkan negara khilafah.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong BRT ITERA Jadi Proyek Percontohan Transportasi Publik

Sementara itu, narasumber kedua, Nur Prima Qurbani (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung), menjelaskan bahwa pancasila merupakan sebuah instrumen yang dapat mencegah perpecahan di tengah masyarakat.

Ia juga mengatakan, tindakan paling awal untuk mencegah pemahaman radikal harus dimulai dari keluarga.

“Butir-butir pancasila merupakan panduan terbaik dalam bernegara. Jadi ibu dan bapak harus kontrol anaknya, baik dalam pergaulan dan di sekolah, sebab sekolah dan perguruan tinggi jadi tempat penyebaran paham radikal yang cukup masif,” jelas dia.(Agis)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Tinjau Jalan Jatimulyo, Dorong Perbaikan Drainase
Safari Ramadan, Mirza Ajak Warga Bandar Lampung Perkuat Gotong Royong
Realisasi Infrastruktur Lamsel 2025 Capai 100 Persen
Pemprov Lampung Mulai Susun RKPD 2027
Marindo Dorong ASN Lampung Segera Lapor SPT via Coretax
Wagub Jihan Tinjau Perbaikan Jalan Pringsewu–Pardasuka, Target Rigid Beton Maret 2026
Inspektorat Lampung Sosialisasikan Zona Integritas di Polda
Sekdaprov Lampung Resmi Melantik Dua Pejabat Tinggi Pratama dan Administrator

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:57 WIB

Siswa Kelas 2 SD Muhammadiyah Pringsewu Berbagi Takjil, Tanamkan Kepedulian Sejak Dini

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Senin, 2 Februari 2026 - 19:49 WIB

Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB

Lampung Selatan

Realisasi Infrastruktur Lamsel 2025 Capai 100 Persen

Rabu, 25 Feb 2026 - 21:24 WIB