Gubernur Matangkan Pengembangan Pariwisata Terintegrasi di Bakauheni

Redaksi

Jumat, 12 Juni 2020 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terus mematangkan pengembangan Kawasan Pariwisata Terintegrasi di Bakauheni bersama tiga perusahaan BUMN: PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT. ASD), PT. Indonesia Tourism Development Coporation (PT. ITDC) dan PT. Hutama Karya (PT. HK), di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (12/6)

\”Kita ingin menyatukan pemikiran kita bersama bahwa Bakauheni ini harus dibangun karena sudah mendapat persetujuan dari Bapak Presiden,\” ujar Gubernur Arinal

Sebagai tahap awal, Pengembangan Kawasan Pariwisata Terintegrasi / Bakauheni Harbour City ini akan dimulai di kawasan Menara Siger Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Gubernur, pembangunan ini selain akan berpengaruh terhadap perekonomian, di satu sisi Provinsi Lampung memiliki kekayaan alam yang luar biasa yang tidak dimiliki Provinsi lainnya.

Baca Juga  Rakernas PJ91 Digelar di Lampung, Jihan Tekankan Semangat Persaudaraan

\”Ini yang berbeda, kita mempunyai suatu kekayaan alam, seperti Anak Gunung Krakatau, Teluk Kiluan, Pulau Pahawang yang itu bisa dinikmati melalui pengembangan ini. Selain itu, mudah-mudahan 30 persen masyarakat Jakarta akan berada di situ,\” katanya.

Arinal menjelaskan dari pembangunan ini, ditargetkan akan terselesaikan ditahun 2024.

\”Tahun 2024 sudah selesai dan diharapkan semuanya terlibat. Saya berharap lebih bagus dari yang sudah-sudah seperti Nusa Dua, Mandalika dan Labuan Bajo, tetapi memerlukan satu program dan daya dukung investasi yang luar biasa,\” katanya.

Untuk mewujudkannya, Arinal meminta dukungan kesepakatan mewujudkan program tersebut yang kemudian ditindaklanjuti dengan membentuk tim.

\”Kita perlu adanya kesepakatan siapa mengerjakan apa, ini merupakan potensi pariwisata yang bisa kita kembangkan secara bersama menjadi potensi nasional. Yang terpenting kita sepakat mewujudkan program ini, kita lanjutkan dengan membentuk tim,\” katanya.

Baca Juga  Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Dampak dari pengembangan ini juga seperti pada peningkatan angka kunjungan wisata ke Lampung baik domestik maupun asing, menciptakan lapangan kerja dan indirect effect bagi masyarakat setempat dan tersedianya ruang bagi kebudayaan untuk berkembang.

Sementara itu, Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengatakan pembangunan Pengembangan Kawasan Pariwisata Terintegrasi di Bakauheni bisa dimulai dengan merevitalisasi Menara Siger Lampung.

\”Selama ini berproses kita ingin memulai revitalisasi dari satu spot yaitu menara siger,\” ujar Ira.

Ira menjelaskan konsep sederhananya Menara Siger Lampung dilakukan revilatisasi seperti membangun museum krakatau dan dijadikan taman bunga.

\”Kenapa tidak menjadikan siger yang sudah ada, bagaimananya seperti apa saya kira sederhananya mulai dahulu antara ASDP bersama Pemprov Lampung.
Kalau bisa Natal dan Tahun Baru ini sudah ada sesuatu,\” katanya.

Baca Juga  DPRD Lampung Minta Pemprov Perkuat Sektor Energi, Potensi Migas Dinilai Sangat Menjanjikan

Presiden Direktur PT. ITDC Abdulbar M Mansoer mengatakan Provinsi Lampung terutama wilayah Bakauheni sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata.

\”Kita ingin apa yang disampaikan Bapak Gubernur ini bisa lebih baik dari semuanya, karena ini sangat potensial dengan memiliki pantai dan pemandangan yang indah,\” ujar Abdulbar.

Abdulbar mengatakan bersama PT. ASDP dan PT. HK terus melakukan perencanaan salah satunya mempersiapkan maket.

Selanjutnya, mematangkan dalam proses untuk desain/masterplan.

\”Disitu nanti kita akan mempersiapkan maket dan rencana sehingga jika investor datang sudah ada maket akan lebih mudah untuk mereka menghitung untuk investasinya seperti apa,\” katanya.(rls)

Berita Terkait

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026
Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB