Turun Drastis, PT KAI Divre IV Batalkan Perjalanan KA Sriwijaya Jurusan Tanjungkarang-Kertapati Selama Satu Bulan

Redaksi

Senin, 30 Maret 2020 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus Corona terus dilakukan oleh PT KAI Divre IV Tajungkarang, setelah sebelumnya dilakukan pemenuhan kebutuhan calon penumpang di lingkungan stasiun sesuai dengan protokol pencegahan virus Corona seperti wastafel untuk cuci tangan, penyemprotan disinfektan, pemberian masker, penyediaan ruang isolasi bagi penumpang yang diindikasi suhu badan diatas 38 derajad.

Satu lagi kebijakan yang akan diberlakukan yaitu pembatalan perjalanan KA Sriwijaya jurusan Tanjungkarang-Kertapati PP mulai tanggal 1 April sampai dengan 30 April 2020.

“Hal ini dilakukan dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 atau virus Corona, dan kebijakan inipun sesuai dengan arahan pemerintah, masyarakat diminta mengurangi mobilitas di luar rumah,” kata Manager Humas Divre IV, Sapto Hartoyo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, alasan pembatalan KA Sriwijaya ini dilakukan karena calon penumpang KA Sriwijaya sudah sangat sedikit sekali. Kemudian bagi calon penumpang yang sudah melakukan pemesanan tiket KA Sriwijaya untuk bulan April 2020 bisa melakukan pembatalan melalui KAI Access, jadi tidak perlu datang ke stasiun. Pengembalian bea pembatalan akan diterima secara penuh 100 persen.

Selanjutnya bagi masyarakat yang akan ke Palembang masih bisa melakukan perjalanan dengan menggunakan KA Rajabasa jurusan Tanjungkarang-Kertapati, selain itu untuk KA Kuala Stabas jurusan Tanjungkarang-Kotabumi-Baturaja masih juga tetap dijalankan.

“Tentunya kita tetap menerapkan social distancing dengan pengaturan jarak tempat duduk antar penumpang yang akan dilakukan oleh petugas di atas kereta,” jelas Sapto. (Leni)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:17 WIB

Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Berita Terbaru

Bandarlampung

Jalan Sehat HUT Bandar Lampung Siapkan Hadiah Rumah dan Mobil

Kamis, 25 Jun 2026 - 13:32 WIB

Lampung Barat

POP III Lampung Barat Jadi Ajang Persiapan Porprov 2026

Kamis, 25 Jun 2026 - 11:55 WIB

Pringsewu

Pagelaran Budaya Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 di Pringsewu

Kamis, 25 Jun 2026 - 11:52 WIB

Pringsewu

DWP Pringsewu Gelar Rakor dan Pelatihan Wirausaha

Kamis, 25 Jun 2026 - 11:50 WIB