PGN Injeksi CNG Pastikan Penyaluran Gas ke Pelanggan Aman Selama Natal

Redaksi

Jumat, 27 Desember 2019 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Netizenku.com): PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sigap memberikan langkah solutif kepada para pelanggan rumah tangga (RT) di sejumlah wilayah di Jakarta yang wilayahnya mengalami perbaikan dan perawatan pipa gas bumi.

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso menjelaskan, untuk memenuhi pasokan gas RT, PGN untuk sementara waktu menyalurkan Compress Natural Gas (CNG) kepada sekitar 6.896 pelanggan RT di lima lokasi di wilayah Jakarta Timur diantaranya Metering Regulating Station (MRS) Rusun Klender, Perumnas Klender, Rawamangun, Pulomas dan Pulogadung.

\”Penggunaan CNG ini merupakan upaya PGN untuk memastikan bahwa setiap pelanggan tetap dapat memenuhi kebutuhan energi gas bumi selama perawatan jaringan pipa dilakukan. Ini juga bukti kehandalan PGN sebagai perusahaan yang telah lebih dari setengah abad membangun Infrastruktur gas di berbagai daerah di Indonesia,\” jelas Gigih usai melakukan serangkaian inspeksi terhadap kesiapan posko injeksi CNG di lima lokasi di wilayah Jakarta Timur, Selasa malam (24/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gigih menegaskan, PGN memastikan bahwa penyaluran gas ke pelanggan rumah tangga berlangsung aman pada liburan natal tahun ini. Termasuk di wilayah Jakarta Timur, dimana di kawasan tersebut tengah dilakukan perawatan pipanisasi gas bumi. Penggunaan CNG juga menjadi bagian dari solusi yang dilakukan oleh PGN untuk memenuhi kebutuhan gas para pelanggan RT.

\”Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat yang terus mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi. Ini adalah upaya kita bersama untuk menjadikan gas bumi sebagai solusi bagi ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang banyak diimpor,\” tegasnya.

Sales Area Head PGN Area Jakarta, Iwan Yuli Widyastanto menambahkan, sebelumnya PGN tengah melakukan perawatan pipa gas bumi yang dilakukan di 13 titik Kawasan industri Pulogadung. Dari 6.896 pelanggan rumah tangga terdampak, hampir 5.000 pelanggan ada di wilayah Klender. PGN melakukan injeksi CNG di lima titik di wilayah Jakarta Timur dengan total kebutuhan sekitar 5800 meter kubik per dua hari.

Menurut Iwan, sejak Rusun Klender menjadi pelanggan PGN mulai dari tahun 1998 hingga saat ini, aliran gas bumi tidak pernah mati.

\”Injeksi CNG ini merupakan inisiatif yang tepat, sehingga pelanggan tidak merasakan dampak apapun dari perawatan pipa gas bumi yang dilakukan PGN,” tambah Iwan.

Salah satu warga Rusun Klender Agus menyatakan rasa syukur karena tidak merasakan dampak dari kegiatan perawatan pipa gas bumi. “Selama puluhan tahun tinggal di rusun ini, saya tidak pernah merasakan aliran gas bumi terhenti. PGN sangat solutif dan memberikan pelayanan terbaik kepada kami,” kata Agus.

Lebih lanjut Gigih mengatakan, sebagai sub-holding gas dan pionir pemanfaatan gas bumi di Indonesia, PGN terus mendorong percepatan dan perluasan penggunaan gas bumi untuk rumah tangga. Program pembangunan jaringan gas rumah tangga (Jargas) ini dilakukan melalui tiga strategi.

Pertama, bekerjasama dengan Kementerian ESDM melalui pemanfaatan alokasi dana di APBN. Kedua, secara internal, PGN memiliki program jargas yang dibiayai secara mandiri oleh perusahaan. Ketiga dengan melibatkan investor dalam pembangunan jargas. Di tahun 2020, rencana konstruksi jargas yang menggunakan dana APBN akan dibangun di 49 kabupaten/kota sebanyak 266.070 SR. Sedangkan dana mandiri PGN sebanyak 50.000 SR dan kerjasama dengan investor sebesar 500.000 sambungan.

\”Komitmen PGN adalah terus membantu dan bersama pemerintah memperluas pemanfaatan gas bumi ke berbagai segmen pelanggan, termasuk rumah tangga. Kami percaya bahwa gas bumi sebagai energi yang ramah lingkungan, efisien, kompetitif dan sumbernya sangat besar di dalam negeri, sangat tepat untuk mewujudkan kedaulatan energi nasional,\” tegas Gigih.

Pada saat ini harga Jargas golongan Rumah Tangga 1 atau pun Pelanggan Kecil 1, berada di kisaran Rp 4.250 per M3. Harga ini masih lebih rendah dibandingkan Harga LPG 3 kg yang disubsidi yaitu sekitar Rp 5.000 per M3. (Leni)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:14 WIB

Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:09 WIB

Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:30 WIB

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:46 WIB

830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:42 WIB

Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tubaba Resmi Terapkan Sinergi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:32 WIB

DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:00 WIB

DPRD Tubaba Minta Pemkab Segera Cairkan Siltap Aparatur Tiyuh

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:14 WIB

Tulang Bawang Barat

Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:09 WIB

Lampung

PPM Bandar Lampung Turut Sukseskan Gerakan Radin Inten Asri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 13:01 WIB

Tulang Bawang Barat

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:30 WIB