Kecamatan Lambu Kibang Bakal Jadi Sentra Bambu dan Eko Wisata

Redaksi

Minggu, 20 Januari 2019 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Empat tiyuh (desa) di Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), mulai melakukan penanaman berbagai jenis bambu di pinggiran embung yang melintasi tiyuhnya.

Penanaman secara simbolis diikuti oleh beberapa kepalo tiyuh di Kecamatan Lambu Kibang, kabid Dinas Perkimta Tubaba, pegawai kecamatan dan masyarakat tiyuh yang dimulai di pinggiran embung sekitar Tiyuh Gunung Sari Kecamatan Lambu Kibang.

Sementara tiyuh lainnya yang akan kembali melakukan penanaman berbagai jebis bibit bambu tersebut yakni Tiyuh Pagar Jaya, Tiyuh Sumber Rejo dan Tiyuh Lesung Bakhti. \”Bibit bambu yang disiapkan bupati melalui kecamatan untuk ditanam sekitar 4 ribu bibit dari berbagai jenis, hari ini yang sudah kita tanam di Tiyuh Gunung Sari ada 5 jenis bambu,\” terang Rasman Mulyadi, Camat Lambu Kibang kepada netizenku.com melalui sambungan ponselnya, Minggu (20/1).

Baca Juga  Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rasman mengatakan, penanaman berbagai jenis bambu tersebut dimaksudkan kedepannya Kecamatan Lambu Kibang khususnya di tiyuh-tiyuh tersebut akan dijadikan sentra bambu milenial yang diharapkan dapat menjadi daya tarik wisatawan, dari tanamannya dan hasil kerajinan tangan dari olahan berbahan bambu. Tak hanya itu, di lokasi Embung Tiyuh Gunung Sari tahun ini akan dijadikan tempat eko wisata oleh Pemkab Tubaba.\”Tahun ini Pemkab Tubaba melalui Dinas Perkimta akan mengawalinya dengan membangun Museum yang bahan bakunya murni dari Bambu di embung Gunung Sari, hari ini juga telah kita temukan titik lokasi yang cocok untuk didirikan bangunan tersebut,\” paparnya.

Baca Juga  Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

Rasman menambahkan, dengan adanya museum tersebut, nantinya akan dijadikan pusat edukasi, dan tempat wisata bagi masyarakat di wilayah utara Kabupaten Tubaba yang meliputi 6 kecamatan (Lambu Kibang, Pagar Dewa, Gunung Terang, Batu Putih, Gunung Agung, dan Way Kenanga).\”Masyarakat dapat turut kembali mengembangkan tanaman bambu, mengingat manfaat tumbuhan tersebut sangatlah memiliki banyak manfaat dan nilai khusus diera modern ini, disamping tetap menjaga kelestarian lingkungan dan ketersediaan oksigen,\” pintanya.

Baca Juga  Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Sementara, Restu Kabid Pengelolaan Pertamanan dan Penerangan Permukiman pada Dinas Perkimta Tubaba mengatakan, Pemkab Tubaba selain akan membangun Museum Bambu, juga akan menjadikan Eko Wisata Gunung Sari, yang dimulai pembangunannya pada tahun ini.\”Museum ini dipersiapkan untuk pusat kerajinan dan pengembangan bibit bambu di kabupaten ini,\” kata dia.

Untuk mewujudkan bangunan yang menjadi salahsatu program bupati, pemkab akan menggandeng langsung para arsitek ahli bambu Indonesia yang telah mewujudkan sejumlah bangunan bambu dengan menggunakan bahan baku 100 persen material bambu.\”Bangunan museum itu nantinya seluruh bahannya dari bambu yang sudah diolah dan mempunyai kekuatan puluhan tahun,\” paparnya.

Berita Terkait

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:18 WIB

SMAN 1 Tegineneng Jadi Bukti Mutu Pendidikan Lampung Meningkat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:46 WIB

IJP Lampung Salurkan 120 Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:06 WIB

Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban Jumbo 1,5 Ton untuk Pemprov Lampung

Senin, 25 Mei 2026 - 21:41 WIB

Sikap Tegas Kapolda Lampung Terhadap Begal Didukung DPRD Lampung, Dinilai Beri Efek Jera

Senin, 25 Mei 2026 - 16:03 WIB

DPRD Lampung Soroti Pagar Laut Marriott Pesawaran, Jangan Ada Privatisasi!

Senin, 25 Mei 2026 - 15:01 WIB

Wagub Jihan Nurlela Minta SPIP Jadi Budaya Kerja di Lingkungan Pemprov Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:06 WIB

Kisah Haru Kyai Batua dan Sinta, Lahirnya Dua Anak Harimau Sumatera Pertama di Lampung

Berita Terbaru

Banyak mitra dan SPPG keliru menganggap Program Makan Bergizi Gratis hanya untuk anak sekolah karena istilah school meal.(Ilustrasi: Netizenku)

Lampung

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB