80 Ribu Kopdes Merah Putih Siap Diluncurkan, Ini Bedanya dengan KUD

Suryani

Minggu, 13 April 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Foto: Ilustrasi.

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Foto: Ilustrasi.

Pemerintah pusat menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang akan resmi diluncurkan pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional (HKN). Lantas, apa yang membedakan Kopdes Merah Putih dengan Koperasi Unit Desa (KUD)?

Makassar (Netizenku.com): Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi pada Kementerian Koperasi dan UKM, Henra Saragih, menjelaskan perbedaan utamanya terletak pada sistem pendirian dan pengelolaan koperasi.

Baca Juga  Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur

“Perbedaan dari Kopdes Merah Putih ini ada di Kementerian Hukum untuk pendiriannya,” ujar Henra usai mendampingi Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Rabu (9/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Kopdes Merah Putih akan berada dalam satu sistem terpadu yang berbeda dari model koperasi sebelumnya, seperti KUD yang memiliki jenis-jenis koperasi berdasarkan fungsi, seperti koperasi produsen, koperasi jasa, atau koperasi konsumen.

Baca Juga  Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan

“Tapi kalau Kopdes Merah Putih ini dibuat dalam satu rumah. Nantinya mereka akan berbasis digital dan diawasi lewat satu domain khusus,” jelas Henra, dikutip dari rri.co.id, Minggu (13/4/2025).

Ia menambahkan, sistem digital tersebut akan digunakan untuk memantau kelembagaan, usaha, hingga pembiayaan koperasi, sehingga operasional 80 ribu Kopdes Merah Putih dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.(*)

Baca Juga  PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Safari Ramadan di Lampung Tengah, Gubernur Mirza Alokasikan Rp300 Miliar Perbaikan Jalan

Senin, 23 Februari 2026 - 21:54 WIB

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 21:44 WIB

Dishub Lampung Siapkan Strategi Ketat Angkutan Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan di Bakauheni

Senin, 23 Februari 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan, Target Tuntas Sebelum Lebaran

Senin, 23 Februari 2026 - 18:51 WIB

Ketua DPRD Lampung Sebut Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:34 WIB

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 21:54 WIB

Lampung

Ketua DPRD Lampung Sebut Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Senin, 23 Feb 2026 - 18:51 WIB