42 Desa di Pesawaran akan Dibangun Pamsimas

Redaksi

Selasa, 7 Agustus 2018 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dinas PU-Pera)  tahun ini akan membangun program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) lll di 42 desa yang ada.

Hal ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan air bersih  guna masyarakat miskin perdesaan yang dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi, serta meningkatkan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat .

\”Pada tahun ini Kabupaten Pesawaran mendapatkan alokasi Pendanaan melalui program PAMSIMAS dengan total 42 desa dengan rincian 29 desa dengan sumber pendanaan APBN melalui DIPA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun Anggaran 2018 dan 13 desa dengan sumber dana APBD melalui DPA Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pesawaran,\” kata Asisten lll, Munzir Zen, mewakili Bupati Dendi Ramadhona, saat membuka acara sosialisasi program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat Pamsimas III di Aula GSG, Selasa (7/8).

Baca Juga  Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Muzir, program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) telah menjadi salah satu program andalan nasional untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.

\”Infrastruktur air minum dan sanitasi terkadang luput dari perhatian kita, padahal kebutuhan akan air minum dan sanitasi yang layak merupakan suatu kebutuhan paling mendasar yang penting dalam keberlanjutan kehidupan dan menyentuh langsung keseharian kita. Kesulitan yang mungkin timbul akibat keterbatasan air minum yang layak dapat langsung kita rasakan dan akan berdampak  pada kesehatan dan produktivitas masyarakat. Demikian pula halnya dengan kurangnya infrastruktur dan sanitasi yang ditandai dengan tingginya angka buang air besar sembarangan, secara signifikan juga berdampak pada tingkat kesehatan,\” jelasnya.

Baca Juga  Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Dimana dikatakan Munzir, untuk pelaksanaan Pamsimas yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat maka peran camat dan kepala desa yang sering berhubungan langsung dengan masyarakat desa sangatlah penting untuk memotivasi masyarakat agar berperan aktif, bekerjasama, dan bersama-sama mengawasi jalannya proses pembangunan serta memastikan keberlanjutan program tersebut.

\”Tingkat keberhasilan dan keberlanjutan pelaksanaan program Pamsimas pada tahun ini akan menjadi faktor penting dalam menentukan alokasi pendanaan melalui Pamsimas bagi Kabupaten Pesawaran untuk tahun berikutnya. Dengan demikian jika partisipasi masyarakat dan keberlanjutan program pamsimas tahun ini dinilai baik, maka akan meningkatkan kemungkinan alokasi pendanaan pamsimas melalui APBN,\” tambahnya.

Baca Juga  Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Sementara itu menurut Kabid Penyehatan Lingkungan Pu-Pera, Mahendra mewakili Kadis M.Zaini mengatakan, untuk pelaksanaan pekerjaan Pamsimas di wilayah Pesawaran untuk 13 desa dari APBD saat ini sudah mulai dilakukan. Sedangkan sisanya yang dibiayai dari APBN itu belum dapat dilaksanakan lantaran ada sedikit kendala.

\”Dari 42 desa yang mendapatkan bantuan tersebut 13 desa sudah mulai berjalan sudah teken kontrak ,sedangkan sisanya yang dari ABPN masih dalam proses karena sempat ada hambatan dipenentuan kasatker kemarin tapi alhamdulilah semuanya sudah terselesaikan. Insya Allah awal Agustus ini SK nya sudah turun dan dapat langsung kita lakukan mou,\” terang Mahendra. (Soheh).

Berita Terkait

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB