Warung Bima, tak Hanya Tawarkan Harga Lebih Murah dari \’Toko Sebelah\’

Redaksi

Minggu, 25 Maret 2018 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Resmi beroperasi pada Sabtu (24/3) lalu, Warung Bima (Berkah Insan Mandiri) tawarkan keuntungan dan harga yang lebih miring dari \’toko sebelah\’ lainnya.

Perbedaan berikutnya, bagi konsumen yang telah menjadi member, berpeluang memiliki \’saham\’ di warung yang beralamat pada jalur dua Perumahan Bukit Kemiling Permai (BKP) itu.

Tak takut rugi? Wiyadi, selaku owner Warung Bima, menggeleng ringan seraya tersenyum. \”Tidak. Tidak rugi sekaligus juga tidak untung banyak. Karena gerai ini dibuka atas dasar kebersamaan. Sama-sama untung, kami selaku pengelola untung, dan para konsumen juga diuntungkan karena peroleh harga lebih murah. Malah bagi members untungnya ganda, karena mereka bisa turut memiliki saham di usaha ini, yang berarti akan menyicipi keuntungan dari jalannya bisnis,\” terang lelaki yang lebih dikenal sebagai Ketua DPRD Kota Bandarlampung tersebut kepada Netizenku.com, Minggu (25/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Lebih lanjut Wiyadi menguraikan, pada dasarnya Warung Bima didirikan pada pijakan konsep belanja hemat. \”Kita juga memberdayakan ekonomi kerakyatan, melalui belanja sekaligus belajar menabung,\” terangnya.

Kepada members, sambung Wiyadi, pada akhir tahun akan memperoleh pembagian keuntungan. \”Jadi mekanismenya setiap kali members belanja akan memperoleh struck bukti pembayaran. Pada bagian bawah struck itu akan tertera sejumlah nominal yang merupakan pembagian keuntungan dari transaksi, dan akumulasi keuntungan akan dibagikan kepada members pada akhir tahun. Untuk sementara keuntungan itu ditabung di Warung Bima,\” papar Wiyadi.

Dia menyebutkan, besaran keuntungan yang menjadi hak members mencapai 40 persen dari laba transaksi. Sedangkan 60 persen sisanya menjadi keuntungan gerai. \”Sehingga setiap kali belanja, tiap members tanpa disadari telah memiliki tabungan 40 persen dari keuntungan transaksi yang dilakukannya,\” imbuh Wiyadi yang mengaku terinspirasi oleh konsep dasar Trisakti-nya Soekarno.

\”Konsep dasarnya adalah koperasi dengan semangat dan jiwa gotong royong,\” tandas Wiyadi yang dikenal juga sebagai biker itu.(Agis)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 19:04 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB