Warga Suoh Dihantui Kawanan Gajah Liar

Redaksi

Minggu, 18 Desember 2022 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.con) : Keberadaan 18 ekor gajah liar yang kerap masuk pemukiman di wilayah kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) Lampung Barat, terus menghantui warga setempat. Karena belum dapat dilakukan penghalauan secara permanen.

Anggota Satuan Tugas (Satgas) penanganan konflik gajah Suoh, Sugeng Kinaryo Adi, mengatakan, saat ini 18 ekor gajah liar tersebut masih terus meneror warga setempat, karena belum mampu dikembalikan ke habitat aslinya secara permanen.

“Saat ini kami kembali dibuat khawatir atas keberadaan 18 ekor gajah liar, yang kembali mendekat pemukiman, hanya penghalauan atau penggiringan untuk menjauh yang dapat dilakukan,” kata Sugeng.

Baca Juga  Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sugeng yang juga anggota DPRD Lampung Barat, saat ini kawanan hewan berbelalai tersebut berhasil digiring sejauh tujuh kilometer dari Pekon Gunung Ratu BNS, tetapi masyarakat belum merasa tenang, karena kekhawatiran akan kembali ke wilayah pemukiman.

“Kami Satgas dipimpin kepala Resort TNBBS Suoh  bapak Sulki, melakukan penggiringan, dan berhasil, tetapi khawatir seperti sebelumnya kawanan gajah liar itu akan kembali, yang bisa saja mengamuk dan mengancam keselamatan warga,” kata dia.

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

Maka kata Sugeng, untuk menghindari ancaman kawanan gajah liar tersebut kembali, pihaknya terus melakukan pemantauan, sehingga apabila kembali mendekat wilayah pemukiman akan dilakukan blokade.

“Sampai saat ini belum ditemukan pola penghalauan secara permanen, jadi walaupun sudah digiring dan menjauh, tetapi tetap harus dipantau, sehingga apabila sewaktu-waktu mereka kembali dapat dilakukan blokade,” jelasnya.

Menurut Sugeng, sampai saat ini keberadaan gajah liar tersebut tidak merusak fasilitas umum, walaupun beberapa kali sudah menyeberang di jalan raya dekat pemukiman daerah Danau Asam, hanya saja memang kebun pisang dan kelapa milik warga sudah menjadi sasaran.

Baca Juga  Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN

“Beberapa hari lalu, nyeberang di jalan raya dekat danau asam, tetapi berhasil di blokade sehingga tidak masuk pemukiman, walaupun belum merusak fasilitas milik warga, tetapi sejumlah kebun pisan dan kelapa sudah menjadi korban,” tandas Sugeng. (Iwan)

 

Berita Terkait

Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI
Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:38 WIB

Mikdar Ilyas: Kepuasan Publik 81 Persen terhadap Mirza Sejalan dengan Kinerja Pemerintahan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Bandarlampung

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

Minggu, 20 Sep 2026 - 17:31 WIB

Tulang Bawang Barat

TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:34 WIB

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB