TNI/Polri Dorong Sosialisasi Pilkada Lebih Masif

Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2020 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandarlampung Hanafi Pulung (tengah) saat jumpa pers usai Rapat Kerja bersama KPU, Bawaslu, Polresta Bandarlampung, dan Kodim 0410/BL di Ruang Sidang Paripurna, Rabu (12/8). Foto: Netizenku.com

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandarlampung Hanafi Pulung (tengah) saat jumpa pers usai Rapat Kerja bersama KPU, Bawaslu, Polresta Bandarlampung, dan Kodim 0410/BL di Ruang Sidang Paripurna, Rabu (12/8). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com) : Komisi I DPRD Kota Bandarlampung mengadakan Rapat Kerja Mengenai Sosialisasi Persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bandarlampung di Ruang Sidang Paripurna, Rabu (12/8).

Komisi I DPRD mengundang pihak  KPU, Bawaslu, Polresta, Kodim 0410, serta 20 camat se-Bandarlampung dan 17 lurah.

\”Kita mengundang 20 camat dan 17 lurah tapi tidak ada yang datang tanpa pemberitahuan. Kita tidak tahu ada apa,\” kata Ketua Komisi I Hanafi Pulung saat membuka rapat kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat yang seyogianya dimulai pukul 10.00 WIB diundur hingga pukul 10.45 WIB menanti kehadiran camat dan lurah.

Saat mengawali rapat kerja, Komisi I DPRD memutar video yang sempat viral terkait pembagian sembako yang dilakukan sekelompok masyarakat beberapa waktu lalu.

Video tersebut viral karena kegiatan pembagian sembako yang disebut sosialisasi kandidat Pilwakot Bandarlampung mendapatkan penolakan dari camat dan lurah.

Usai menyaksikan tayangan video tersebut, Mayor Andri Kusuma dari Kodim 0410/BL mengatakan proses kegiatan pilkada yang tidak berjalan sesuai dengan aturan, menjadi pertaruhan bagi penyelenggara, pengawas pemilu, maupun komponen pendukung lainnya.

\”Kegiatan kontestasi Pilkada 2020 di Bandarlampung, saya rasa akan menjadi sorotan nasional karena kita dekat dengan ibu kota Jakarta. Itu pasti akan dipertanyakan oleh pusat,\” kata Andri.

Kegiatan sosialisasi KPU Bandarlampung yang sudah berjalan baik, lanjut Andri, akan lebih baik lagi bila terus dilakukan secara masif.

\”Karena memang tidak sampai ke grass root \’lapisan masyarakat paling bawah\’ apalagi kita tahu bahwa masyarakat kita sangat majemuk di Bandarlampung. Kemudian juga tingkat pendidikan dan sosial masyarakat sangat berbeda-beda,\” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Pilkada Bandarlampung, Kodim 0410/BL tetap berpedoman pada UU Nomor 34  Tahun 2004.

\”Dimana TNI di sini membantu Polri dalam pelaksanaan kegiatan keamanan dan ketertiban pilkada,\” pungkasnya.

Sementara Kepala Sub Unit Politik Polresta Bandarlampung, Hendro Novianto, mengatakan pihaknya profesional dalam menyikapi persoalan di lapangan.

\”Kami tidak melihat aspek politik dan sosial, tapi aspek yuridis normatif yang kita jalankan. Karena TNI dan Polri harga mati terkait netralitas dalam pemilu,\” kata Hendro.

\”Terkait kejadian ini kami mendorong, tentunya Bawaslu dan KPU, karena kami sudah ada perangkat di Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu),\” lanjut dia.

Pihak kepolisian melalui Satgas Preventif selalu mengimbau masyarakat dan partai politik agar upaya sosialisasi dilaksanakan dengan cara-cara yang cerdas dan tidak melanggar aturan.

\”Itu sudah kita laksanakan setiap saat dalam setiap kesempatan kepada para tokoh masyarakat, elit, dan relawan. Jika di lapangan ada yang mengarah pada tindak pidana, polisi dalam 1×24 jam, siap menerima laporan,\” tegasnya.

Menjelang tahapan pendaftaran dan setelah penetapan calon, Polresta Bandarlampung melalui Operasi Mantap Praja akan menggelar deklarasi damai bersama seluruh calon, relawan, dan tim sukses, dalam rangka cipta kondisi yang kondusif pelaksanaan Pilkada 2020 di Bandarlampung. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:52 WIB

Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:57 WIB

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Senin, 2 Februari 2026 - 20:00 WIB

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:10 WIB

Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Senin, 19 Januari 2026 - 18:29 WIB

Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Senin, 12 Januari 2026 - 15:14 WIB

Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB