Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang digelar Kodim 0422/Lampung Barat tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Di Pekon Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, kegiatan ini juga dimanfaatkan prajurit TNI untuk menjalin komunikasi sosial dan menyerap aspirasi masyarakat.
Lampung Barat (Netizenku.com): Salah satu anggota Satgas TMMD, Sertu Mawardi, aktif menyambangi rumah-rumah warga guna mendengar langsung berbagai keluhan dan kebutuhan mereka. Ia mencatat setiap masukan yang disampaikan masyarakat, mulai dari kondisi jalan desa yang rusak saat musim hujan, hingga terbatasnya akses air bersih dan fasilitas pendidikan.
“Program TMMD bukan sekadar membangun jalan atau fasilitas umum, tapi juga membangun kedekatan dan rasa saling percaya antara TNI dan rakyat,” ujar Sertu Mawardi di sela kegiatannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepedulian itu pun mendapat apresiasi dari Kepala Pekon Pemerihan, Sutrisno. Ia menilai kehadiran TNI benar-benar membawa dampak positif bagi warganya, baik secara fisik maupun sosial.
“Kami merasa sangat terbantu, bukan hanya karena pembangunan yang dilakukan, tetapi juga karena para prajurit benar-benar mendengar dan peduli terhadap warga,” ungkapnya.
TMMD ke-124 yang dipimpin langsung Dandim 0422/Lampung Barat sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Rinto Wijaya menyasar sejumlah sasaran fisik dan non-fisik. Di antaranya pembangunan jalan penghubung antar dusun, renovasi tempat ibadah, hingga penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, kesehatan, dan ketahanan pangan.
“TMMD adalah bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat, khususnya di daerah pedesaan yang masih memerlukan perhatian pembangunan. Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah wujud komitmen itu,” tegas Letkol Rinto.
Dengan semangat gotong royong, TMMD ke-124 diharapkan tak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai mitra yang solid dalam membangun desa. (*)








