Tetap Butuh Karbohidrat, Buah Saja Tak Cukup untuk Sarapan

Redaksi

Selasa, 11 September 2018 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung (Netizenku.com) : Seiring kesadaran hidup sehat, buah menjadi menu wajib tiap kali makan. Termasuk saat sarapan yang biasanya diisi menu sarat karbohidrat.

Tak jarang buah menjadi asupan tunggal demi tubuh yang lebih sehat. Meski kaya nutrisi, buah ternyata tak cukup memenuhi kebutuhan tubuh saat sarapan.

\”Tetap harus didampingi asupan sumber karbohidrat,\” kata Ahli Gizi dari Fakultas Ekologi Manusia (Fema) Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Hardinsyah, Selasa (11/9/2018).

Baca Juga  Bukan Sekadar Bersih, Tubaba Ingin Ubah Kebiasaan Pelajar Peduli Lingkungan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hidangan karbohidrat bisa dikonsumsi saat sarapan sebelum jam 10 pagi, tak lama setelah makan buah. Atau, sebagai snack pagi sebelum waktu makan siang sekitar pukul 10 hingga 11 siang.

Berbagai menu bisa dipilih asal mengandung gula, misalnya nasi, pasta, dan gandum.

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

Hardinsyah mengingatkan, tidak semua buah bisa menjadi menu sarapan. Buah sebaiknya bersifat basa untuk menjaga tingkat keasaman organ pencernaan, misalnya pepaya.

Namun, jangan bergantung pada satu jenis buah sebagai menu sarapan.

Sebagai sumber energi utama, karbohidrat adalah nutrisi yang banyak diperlukan mudah diolah tubuh.

Hal inilah yang menyebabkan karbohidrat selalu ditemukan pada menu makan pagi, siang, dan malam. Tentunya, karbohidrat harus dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh. (dtc/lan)

Baca Juga  Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB