Tersebar di 60 Titik, Tahun Ini Lotte Buka Bioskop di Indonesia

Avatar

Selasa, 25 September 2018 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lotte Cinema (Foto: Istimewa)

Lotte Cinema (Foto: Istimewa)

Lampung (Netizenku.com): Tahun ini, perusahaan asal Korea Selatan, Lotte Group akan membuka bioskop di Indonesia. Perusahaan tersebut bakal membuka bioskop di 60 titik dengan nama Lotte Cinema.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan perusahaan tersebut di tahap awal akan membuka satu bioskop dulu sebagai prototipe.

\”Lotte Cinema, Korea, akan invest besar cuma mereka bikin satu dulu prototipe,\” katanya di Restoran Kaum Jakarta, Selasa (25/9/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Triawan menjelaskan, prototipe Lotte Cinema akan dibangun di Lotte Mart Fatmawati, Jakarta Selatan. Prototipe tersebut untuk menguji selera penonton di Indonesia.

\”Bikin satu, diukur oleh dia, selera penonton terhadap interiornya, terhadap ininya gitu. Nanti akan dibuka satu dari Lotte Cinema di Fatmawati,\” sebutnya.

Saat ditanya total investasi di bioskop oleh Lotte Group, Triawan belum mengetahui angka pastinya. Hanya saja, perkiraan kebutuhan investasi untuk satu bioskop sebesar Rp 4 miliar- Rp 5 miliar.

\”Wah angkanya nggak tahu ya, satu bioskop ya, satu bioskop sekitar Rp 4-5 miliar. (Mereka buka) sebanyak-banyaknya yang kita harapkan. Kita nggak tahu angkanya tapi mereka sudah book 60 spot,\” sebutnya.

Rencana perusahaan asal Korea Selatan untuk membuka bioskop di Indonesia pun sudah terdengar sejak akhir 2011.

Saat itu, rencana tersebut disampaikan oleh Direktur Pengembangan Pasar Ditjen Pemasaran Kementerian Budaya dan Pariwisata, Syamsul Lussa.

\”Lotte sudah berkunjung ke kami, tapi baru menyampaikan rencana awalnya saja. Masalahnya saat ini sektor bioskop masih masuk DNI, jadi kami masih harus menyelesaikan masalah internal kami ini (revisi DNI),\” ujarnya, Senin (14/11/2011). (dtc/lan)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:37 WIB

172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:26 WIB

Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031

Senin, 20 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:46 WIB

Polisi Tangkap Penipu Modus Gadai Sawah di Bandar Lampung

Berita Terbaru