Tahun Ini Ruas Jalan Provinsi di Pringsewu-Lamteng Dibangun

Redaksi

Jumat, 22 Februari 2019 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Tahun ini, ruas jalan provinsi dari Kabupaten Pringsewu menuju Lampung Tengah atau Pringsewu Kalirejo akan dibangun.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Pringsewu M Handri  Yusuf mengatakan,   jalan provinsi yang ada di Pringsewu ini hanya ada tiga ruas, yakni Pringsewu Kalirejo Lamteng sepanjang 16,392 kilometer, jalur Pringsewu Pardasuka, 18,797 kilometer, pardasuka sukamara 5,058 kilometer.

Baca Juga  Jadi Kurir Sabu, Ibu Rumah Tangga di Pringsewu Diamankan Polisi

Akan tetapi pada tahun 2019 ini jalan provinsi yang akan dilakukan perbaikan oleh dinas PUPR Provinsi Lampung yaitu ruas jalan Pringsewu Kalirejo Lampung Tengah dengan biaya pembangunan sebesar  Rp12.750.000.000 dan biaya peliharaan sebesar Rp1.900.000.000.

\”Ini hasil pengajuan pemkab. Selain itu kita juga masih banyak PR. Karena ada 2 ruas jalan provinsi yang ada di Pringsewu pada tahun ini belum mendapatkan pembangunan. Akan tetapi ini sudah kita ajukan semoga ditahun 2020 jalan 2 ruas jalan provinsi di Pringsewu bisa selesai semua, sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat pengguna jalan karna apapun itu kita berupaya untuk kemajuan Kabupaten Pringsewu ini,\” ungkapnya.(Darma)

Berita Terkait

Lampung Menggeliat, Pemprov Segera Rekonstruksi 2 Ruas Jalan Senilai Rp19,44 M di Pringsewu
Polres Pringsewu Imbau Warga Waspadai Pencurian dengan Modus Pecah Kaca
Pastikan Pelayanan Maksimal, Bupati Pringsewu Sidak Kantor Samsat
Bupati Pringsewu Sampaikan LKPJ Kepala Daerah 2024
Polres Pringsewu dan Mahasiswa Berbagi Takjil Kepada Pengguna Jalan
103 Peserta Ikuti Seleksi Administrasi Awal Penerimaan Polri di Polres Pringsewu
Bupati Pringsewu Lantik Andi Purwanto Sebagai Penjabat Sekretaris Daerah
Pantau Ketersediaan Bahan Pokok, Bupati Pringsewu Tinjau Pasar Banyumas

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 14:19 WIB

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Selasa, 1 April 2025 - 12:37 WIB

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Senin, 31 Maret 2025 - 20:48 WIB

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 17:53 WIB

Wartawan, Storyteller yang Bukan Pengarang Bebas

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:47 WIB

Kita Pernah Punya Wartawan Jihad, Kapan Ada Lagi?

Rabu, 26 Maret 2025 - 22:34 WIB

Tak Perlu Kepala Babi dan Bangkai Tikus untuk Membuat Kicep

Senin, 24 Maret 2025 - 05:01 WIB

Kebohongan Resmi dan Keterangan Palsu

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:27 WIB

Jurnalis dan Macan dalam Kandang

Berita Terbaru

(Ilustrasi: ist)

Celoteh

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Kamis, 3 Apr 2025 - 14:19 WIB

Buku The New York Times karya Ignatius Haryanto. (foto: koleksi pribadi)

Celoteh

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Selasa, 1 Apr 2025 - 12:37 WIB

Ketupat (foto: ist)

Celoteh

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Senin, 31 Mar 2025 - 20:48 WIB

Ilustrasi buku jurnalisme sastrawi. (foto: dok pribadi)

Celoteh

Wartawan, Storyteller yang Bukan Pengarang Bebas

Minggu, 30 Mar 2025 - 17:53 WIB