BERBAGI

Tanggamus (Netizenku.com): Peristiwa kebakaran terjadi di Pekon Balak Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus dinihari tadi, Selasa (22/10).

Beruntung, musibah ini tidak sampai menelan korban jiwa, namun akibat kebakaran, dua rumah warga berikut isinya ludes terbakar dengan kerugian ditaksir senilai Rp600 juta.

Adapun barang yang terbakar meliputi peralatan rumah tangga, baju baju, lemari, elektronik maupun surat surat berharga seperti sertifikat rumah ataupun ijazah. Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu Amin Rusbahadi, S.Sos. MM mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

“Kebakaran menimpa rumah Bunyamin (60) dan Azroni (44) di Pekon Balak Kecamatan Wonosobo,” kata Iptu Amin dalam keteranganya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Selasa (22/10).

Iptu Amin menjelaskan, peristiwa kebakaran awalnya diketahui oleh korban Azroni yang mendengar suara seperti kayu terbakar. Curiga, korban kemudian mengontrol ke dapur rumah dan samping kanan rumah namun ia tidak mendapati apa-apa. Karena penasaran, Azroni melihat keluar, kesamping kiri rumah dan melihat rumah Bunyamin dibagian atap rumah sudah terbakar api sangat besar sehingga meminta pertolongan warga.

“Rumah kedua korban jaraknya berdekatan, ketika korban Azroni mendegar suara itu, lantas memeriksa ternyata atap rumah milik Bunyamin sudah terbakar,” jelasnya.

Lanjutnya, masyarakat sekitar berusaha membantu memadamkan api di rumah Bunyamin dengan air dan peralatan seadanya, namun api semakin membesar sehingga menyambar rumah Azroni. Namun, dikarenakan rumah panggung terbuat dari kayu sehingga api cepat membesar.

“Pemadaman kebakaran juga dilaksanakan oleh mobil Damkar yang datang ke lokasi, sehingga sekitar pukul 05.30 WIB api dapat dipadamkan,” ujarnya.

Iptu Amin menegaskan, berdasarkan pemeriksaan TKP dan keterangan saksi-saksi, kebakaran rumah Bunyamin dan Azroni, sementara di prediksi akibat adanya konsleting listrik.” Dugaan sementara, api muncul dari korsleting listrik dari rumah korban Bunyamin,” tegasnya.

Ditambahkannya, atas peristiwa tersebut pihaknya juga telah berkoordinasi dengan unsur pimpinan kecamatan guna penanganan lanjutan. “Atas peristiwa tersebut sudah kami koordinasikan dengan Dinsos, BPBD, Camat, Koramil dan Kepala Pekon guna penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. (Arj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here