Sepasang Kekasih Tewas Terseret Ombak Pantai Labuhan

Redaksi

Jumat, 18 Juni 2021 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Pantai Labuhan Pekon Badak, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, menjadi saksi abadi tragisnya cerita cinta antara Nabil Krastiyan Danu (21) dan Nabila Daputri (18).

Sepasang sejoli calon pengantin asal Kabupaten Pringsewu tewas lantaran terseret ombak pasang ketika berenang di Pantai Labuhan, Kamis (17/6) sore.

Kapolsek Limau AKP Oktafia Siagian membenarkan peristiwa tenggelamnya dua warga asal Kabupaten Pringsewu itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polsek Limau menerima informasi ada dua pengunjung tenggelam di Pantai Labuhan Pekon Badak sekitar pukul 16.10 WIB. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti bersama Koramil Cukuhbalak, Polair Tanggamus, TNI AL, Tim Tagana, aparat Pekon Badak serta masyarakat nelayan setempat.

“Petugas gabungan dibantu nelayan setempat segera melakukan pencarian menggunakan jukung. Pukul 17.00 WIB, tubuh Nabila Daputri ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sekitar 30 menit kemudian, kami menemukan jenazah Nabil Krastiyan Danu. Kondisinya juga sudah meninggal dunia. Kedua jenazah korban dilarikan ke Puskesmas Antarbrak untuk dilakukan pemeriksaan medis,” terang Kapolsek mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, S.I.K.

Baca Juga  KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?

Menurut petugas, kedua korban sama-sama berasal dari Kabupaten Pringsewu. Korban Nabila Daputri berasal dari RT 003 RW 05 Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas. Sementara kekasihnya, Nabil Krastiyan Danu, ber-KTP RT 003 RW 02 Pekon Pamenang, Kecamatan Pagelaran.

Oktafia menejelaskan, hasil pemeriksaan medis Puskesmas Antarbrak pada tubuh kedua korban tidak diketemukan luka. Sehingga disimpulkan kedua korban murni meninggal dunia akibat tenggelam.

Baca Juga  Jual Beli Titik Dapur MBG Terdeteksi

“Keluarga korban juga menolak untuk dilakukan autopsi. Masing-masing keluarga besar korban sudah menerima bahwa kejadian itu murni musibah,” tutur Kapolsek Limau.

Oktafia Siagian menambahkan, jenazah kedua korban diserahkan kepada Sunardi, selaku perwakilan keluarga kedua korban untuk dibawa ke rumah duka masing-masing.

Jenazah korban perempuan dibawa oleh mobil ambulans Pekon Badak. Sedangkan jenazah korban laki-laki diantarkan oleh mobil ambulans Pekon Tanjungjaya.

Sunardi sebagai perwakilan keluarga kedua korban, membenarkan bahwa antara Nabil Krastiyan Danu dan Nabila Daputri statusnya sudah bertunangan.

Peristiwa tenggelamnya sepasang kekasih itu sontak membuat geger warga di sekitar lokasi kejadian.

Asep yang merupakan adik korban laki-laki menerangkan, sebelum peristiwa pilu itu terjadi, Danu dan Nabila berkunjung ke rumah salah satu kerabat di Pekon Badak. Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB, sepasang kekasih itu memutuskan untuk bermain ke Pantai Labuhan.

Baca Juga  KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?

“Mereka itu sudah bertunangan. Rencananya mau nikah. Mainlah mereka ke tempat saudara di Pekon Badak ini. Terus mereka mau main juga ke pantai. Padahal kami dan warga sekitar pantai, sudah sempat peringati mereka untuk tidak berenang. Sebab ombak sedang dalam kondisi pasang,” kata Asep.

Namun tanpa sepengetahuan saksi, ternyata dua calon pengantin itu tetap nekat berenang.

Akibatnya kedua korban terseret ombak yang sedang pasang hingga ke tengah laut. Berjarak lebih kurang 100 meter dari bibir pantai. Lalu terjadilah peristiwa tragis yang merenggut nyawa sepasang calon mempelai tersebut. (Rapik)

Berita Terkait

KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?
Jual Beli Titik Dapur MBG Terdeteksi
Ketum ABR-I: Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Tak Perlu Dikriminalisasi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
“Pidsus Cerdas Pasti Bisa” Tangkap 3 Elit PT LEB dalam Skandal PI Rp271 Miliar
CSR BI: Triga LSM Lampung Desak KPK Periksa Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah
Warga Way Kanan Menggulung Tambang Emas Ilegal di PTPN 1, Temuannya Mencengangkan!
Rakyat Lampung Gedor Jakarta: Ultimatum untuk Negara, Ancaman untuk Nusron

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB