Satpol PP Minta KPU Pasang & Lepas APK

Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2020 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Pol PP Bandarlampung, Suhardi Syamsi (tengah), Senin (21/9). Foto: Netizenku.com

Kasat Pol PP Bandarlampung, Suhardi Syamsi (tengah), Senin (21/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pemerintah Kota Bandarlampung, Suhardi Syamsi, berharap KPU setempat dalam pemasangan APK pasangan calon satu paket dengan pelepasan.

\”Kita berharap ketika KPU nanti memasang APK berupa baliho atau banner yang memuat ketiga pasangan calon itu, KPU satu paket. Dalam artian pemasangan dan pelepasan APK dengan pihak ketiga sudah menjadi kontrak kerja,\” kata Suhardi, Kamis (15/10).

Pernyataan tersebut disampaikan mengingat masing-masing pasangan calon sesuai aturan yang ada diberikan keleluasaan memperbanyak APK hingga 200 persen dari jumlah yang disediakan KPU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Artinya ketika memasuki masa minggu tenang, semua APK memang sudah bisa teratasi dalam pengertian tidak ada lagi yang terpasang,\” ujar dia.

Suhardi mengaku dalam melakukan penurunan APK berupa baliho bersama Bawaslu, pihaknya mengalami keterbatasan sarana seperti mobil crane atau mobil tangga.

\”Personel Satpol PP siap dalam melakukan pekerjaan ini tetapi peralatan kita terbatas, karena mobil crane atau mobil tangga itu hanya ada 2, sementara aktifitas perbaikan lampu itu setiap hari. Jadi kita harus menunggu,\” katanya.

Meski mengalami kesulitan, Suhardi mengatakan Satpol PP tetap memback up Bawaslu sepenuhnya.

\”Karena APK yang terpasang kan pasti lebih banyak,\” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB