RPA Lampung Selatan Dampingi Pelajar Korban Kekerasan Seksual

Redaksi

Minggu, 17 Januari 2021 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Rumah Perempuan dan Anak (RPA) mengunjungi rumah pelajar korban kekerasan seksual, Minggu (17/1). Foto: Netizenku.com

Pengurus Rumah Perempuan dan Anak (RPA) mengunjungi rumah pelajar korban kekerasan seksual, Minggu (17/1). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pengurus Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Provinsi Lampung dan Cabang Lampung Selatan melakukan pendampingan kepada korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh tetangga korban.

Turut hadir untuk melakukan pendampingan tersebut yakni, pengurus RPA Lampung yang diwakili oleh Koordinator Kabupaten Esi Ardania, Ketua RPA Lampung Selatan Arif Rahman Hakim, Sekretaris Nopi Ardayanti dan Bendahara Nurfadillah, Minggu (17/1).

Baca Juga  Pemkab Lamsel Bantah Isu PHK Massal PPPK

Korban berusia 16 tahun, salah satu warga Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut terjadi pada September lalu dan korban mulai menceritakan kejadian yang dialaminya sekitar awal Januari 2021 kemarin.

Dalam keterangannya, Ketua RPA Lampung Selatan, Arif Rahman Hakim mengatakan korban merupakan pelajar yang ada di Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Baca Juga  Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Fokus Pembinaan dan Prestasi

\”Setelah mengetahui informasi mengenai korban, kemudian kami berkunjung ke rumah keluarga korban di kecamatan tersebut,\” ujarnya.

“Keluarganya, ayah dan ibu si korban menangis sambil menceritakan kejadian yang terjadi pada anaknya, bahwa korban dipaksa dan diancam oleh pelaku yang merupakan tetangganya sendiri dimana pelaku tersebut sudah mempunyai 2 orang anak dan ditinggal oleh istrinya,” tambah Arif.

Baca Juga  Kehadiran Bupati Egi Warnai Buka Puasa PWI Lampung Selatan

Di tempat yang sama, Koordinator Kabupaten, Esi Ardania mengatakan, berharap kejadian ini tidak terjadi lagi kepada perempuan dan anak dan tetap dapat menjalani kehidupan seperti biasanya.

\”Saya mengajak agar masyarakat tidak memberikan sanksi sosial yang dapat menambah keterpurukan kepada si korban,\” pungkas Esi. (Josua)

Berita Terkait

Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Fokus Pembinaan dan Prestasi
Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual
PDAM Tirta Jasa Lampung Selatan Raih TOP BUMD Awards 2026
Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa
Dukung Pariwisata Lamsel, Aburizal Bakrie dan Zulkifli Hasan Kunjungi Grand Elty
Pemkab Lamsel Bantah Isu PHK Massal PPPK
Kehadiran Bupati Egi Warnai Buka Puasa PWI Lampung Selatan
Bupati Egi Tinjau Banjir di Jati Agung, 160 KK Terdampak

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:09 WIB

“GoodB(a)y” Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:04 WIB

Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:03 WIB