Rp3,6 M Dana Revolving Sapi Masih Mengendap di Sembilan Kelompok Tani Tubaba

Suryani

Selasa, 15 April 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi.

Foto: Ilustrasi.

Meski sudah lebih dari satu dekade bergulir, hingga kini, dana miliaran rupiah dari program Revolving Sapi di Tulangbawang Barat (Tubaba) masih belum juga kembali ke kas daerah.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Dana bergulir program Revolving Sapi yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Tubaba pada 2013-2014 senilai Rp7 miliar, hingga Maret 2025 masih mengendap di sembilan kelompok tani dengan total mencapai Rp3,6 miliar.

Padahal, dalam perjanjian kerja sama (MoU) antara pemerintah daerah dan penerima manfaat, pengembalian dana ditetapkan selama tiga tahun anggaran dalam tiga termin. Namun, hingga 2025, dana yang semestinya dikembalikan tanpa bunga tersebut belum juga dilunasi, bahkan ada satu kelompok yang masih menanggung kewajiban hingga Rp645 juta dari total dana bergulir Rp700 juta per kelompok.

Baca Juga  Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Peternakan Tubaba, Nazaruddin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali melakukan upaya penagihan.

“Setiap tahun kami menyurati kelompok tani penerima. Ada yang merespon, ada pula yang tidak. Sejak 2024, penagihan ini sudah menjadi kewenangan Inspektorat Tubaba, dan alhamdulillah sudah ada progresnya,” ujarnya saat ditemui di Tirta Makmur, Senin (14/4/2025), didampingi Kabid Produksi Peternakan, Devita.

Devita merinci, hingga akhir 2024, sembilan kelompok tani penerima yang belum menyelesaikan kewajiban pengembalian dana tersebut di antaranya:

  • Kelompok Tani Gembala Makmur, Daya Murni: Rp627 juta
  • Kelompok Tani Makmur Berseri, Tulangbawang Udik: Rp520 juta
  • Kelompok Tani Mahesa Kencana, Tulangbawang Tengah: Rp510 juta
  • Kelompok Tani Sumber Rejeki II, Tulangbawang Tengah: Rp374,7 juta
  • Kelompok Tani Sumber Rezeki, Tumijajar: Rp525 juta
  • Kelompok Tani Tunas Remaja, Tulangbawang Tengah: Rp37,3 juta
  • Kelompok Tani Jaya Tani, Pagar Dewa: Rp255 juta
  • Kelompok Tani Tani Harapan, Tulangbawang Tengah: Rp645 juta
  • Kelompok Tani Ngudi Makmur, Tulangbawang Tengah: Rp183,1 juta
Baca Juga  DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar

“Sementara itu, hanya Kelompok Tani Sido Dadi di Tiyuh Mulyo Jadi, Kecamatan Gunung Terang, yang telah melunasi seluruh kewajibannya,” jelas Devita.

Ia menambahkan, sejak tahun lalu seluruh proses penagihan sudah dialihkan ke Inspektorat berdasarkan kebijakan Sekda.

“Untuk teknis penagihan lebih lanjut, silakan konfirmasi ke Inspektorat. Mereka yang sekarang punya wewenang,” katanya.

Baca Juga  Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

Berdasarkan data yang diterima Netizenku.com, hingga 31 Desember 2023 dana yang masih mengendap di 10 kelompok tani mencapai Rp3,9 miliar. Namun, pada 2024 terdapat penyetoran sebesar Rp300 juta, sehingga sisa kewajiban sembilan kelompok yang belum diselesaikan turun menjadi Rp3,6 miliar. (Arie)

Berita Terkait

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat
80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Pemkab Tubaba Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,758 Triliun pada 2027
DPRD Tubaba Terima KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp1,75 Triliun
Sekda Tubaba Hadiri Ujian Promosi Doktor Sekda Tulang Bawang
Ana Nadirsyah Pantau Layanan Tubaba Q Sehat di Lambu Kibang
Ketua TP PKK Tubaba Tinjau Program TubabaQ Sehat
Wabup Tubaba Tinjau Program Tubaba Q Sehat di Way Kenanga

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:30 WIB

DPRD Lampung Dorong Investasi Bioetanol Berujung pada Kesejahteraan Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:39 WIB

DPRD Lampung Minta Pemprov Perkuat Sektor Energi, Potensi Migas Dinilai Sangat Menjanjikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:26 WIB

Biosolar B50 Mulai Didistribusikan ke Seluruh SPBU di Lampung, Pasokan Naik Jadi 2.797 KL per Hari

Senin, 20 Juli 2026 - 02:39 WIB

Chusnunia Ramaikan Nobar Final Piala Dunia Bersama Santri di Bandar Lampung

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:56 WIB

Golkar Lampung Tengah Panaskan Mesin Politik, Pasang Target 15 Kursi DPRD

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:58 WIB

Soroti Kinerja APBD 2025, Fraksi Golkar DPRD Lampung Desak Evaluasi Menyeluruh

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:14 WIB

Guru PPPK Keluhkan Penempatan, DPRD Lampung Minta Pemerintah Bertindak

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:01 WIB

Pemprov Lampung Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia, UMKM Ikut Terdongkrak

Berita Terbaru

Tanggamus

RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan

Senin, 20 Jul 2026 - 20:35 WIB