Program Smart Village Gubernur Lampung Entaskan Desa Tertinggal

Redaksi

Selasa, 26 Juli 2022 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku): Program kartu petani berjaya berkembang sedemikian pesat, hingga saat ini pengembangan aplikasi kartu petani berjaya berbasis elektronik (e-kpb) saling terhubung dan berbagi pakai dengan sistem lainnya yang ada pada sistem pemerintahan berbasis elektronik (spbe) Provinsi Lampung yaitu smart village dan sistem informasi kependudukan (disdukcapil).

 

Program smart village adalah program desa cerdas berbasis digital yang fokus pada optimalisasi potensi desa di Provinsi Lampung agar menjadi salah satu kekuatan sosial-ekonomi, “Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi,” ucap gubernur lampung arinal djunaidi saat melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Tulangbwang Barat,” Selasa (26/07/2022)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

kunjungan kerja yang dipusatkan di pasar pulung kencana tersebut, dilakukan dalam rangka peluncuran implementasi program elektronik kartu petani berjaya (e-kpb) yang terintegrasi dengan program smart village di kabupaten tulang bawang barat (tubaba

Baca Juga  Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi

 

tujuan dari program smart village yaitu optimalisasi potensi desa di provinsi lampung agar menjadi salah satu kekuatan sosial-ekonomi, dengan fokus kegiatan pada layanan administrasi pemerintahan desa, layanan administrasi kependudukan, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kapasitas aparatu

 

program smart village merupakan perwujudan atas janji kerja nomor 30 dari 33 janji kerja gubernur lampun

 

“alhamdulillah, saat ini, dari 2.435 desa terdapat 1.028 desa yang telah menggunakan sistem smart village,” ucap gubernu

Baca Juga  DPRD Lampung Tegaskan Optimalisasi PAD Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Infrastruktur

 

kemudian, dalam pengembangannya, menurut gubernur, program smart village telah diimplementasi e-samdes (elektronik samsat desa) yang tersebar di 13 kabupaten se-provinsi lampung, termasuk tulang bawang barat, yang operasionalisasinya dilaksanakan oleh bumdes (badan usaha milik desa).

 

sementara itu, pj bupati tulang bawang barat dr. zaidirina, s.e., m.si dalam laporannya menyampaikan bahwa terdapat 93 tiyuh di tubaba yang sudah melaksanakan program smart village dari pemerintah provinsi lampung dan telah siap terintegrasi dengan program e-kpb, serta program-program pemerintah  provinsi lampung lainny

 

“untuk badan usaha milik tiyuh (bumti) sudah 17 tiyuh yang melaksanakan e-samdes dan akan terus dikembangkan. termasuk kesiapan bumti untuk menjadi kios dan penyalur pupuk dan kebutuhan pertanian lainnya dalam rangka mendukung program e-kpb di tubaba,” tutur pj bupat

Baca Juga  Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi

 

pada kesempatan tersebut, pj bupati zaidirina juga melaporkan bahwa berdasarkan kepmendes pdt no. 80 tahun 2022 tentang status kemajuan dan kemandirian desa, di tahun 2022, dari 93 tiyuh di tubaba, 1 tiyuh berstatus mandiri, 28 tiyuh berstatus maju dan 64 tiyuh berstatus berkemban

 

“sehingga kami laporkan pak gubernur, kini di tulang bawang barat tidak ada lagi tiyuh berstatus sangat tertinggal dan tertinggal, tentu saja ini berkat kerja keras kita semua dan program smart village serta kartu petani berjaya yang digagas oleh pak gubernur,” pungkasnya.(rls)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut
Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register
DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi
Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru