Polres Tanggamus Rapat Antisipasi Karhutla

Redaksi

Selasa, 24 September 2019 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Polres Tanggamus bersama Pemkab Tanggamus dan Pringsewu menggelar rapat bersama di Aula Wirasatya Mapolres setempat, Selasa (24/9).

Rapat dibuka Kapolres Tanggamus, AKBP Hesmu Baroto, SIK MM didampingi Dandim 0424/TGM Letkol Arh Anang Hasto Utomo, SIP. M.Han, Asisten I Bupati Tanggamus, Faturahman dan Kepala BPBD Kabupaten Pringsewu, M Khotim.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, SH. Kasat Pol PP Tanggamus Sukarman, Plt. Kepala BPBD Tanggamus Maryani, Kadis LH Tanggamus dan Pringsewu, TNBBS, serta Kapolsek Jajaran Polres Tanggamus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres AKBP Hesmu Baroto dalam sambutan pembukanya mengatakan bahwa Rakor Karhutla ini merupakan tindak lanjut arahan Polda Lampung, sebab walaupun belum ada titik api yang dianggap rawan, namun harus selalu diantisipasi terjadinya Karhutla.

\”Sudah banyak daerah lain yang terjadi Karhutla dan bersifat Nasional, untuk itu melalui rapat bersama ini kita sama-sama dapat mencegah hal itu terjadi,\” kata AKBP Hesmu Baroto.

Baca Juga  Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

Namun, lanjutnya bahwa dari pantauan Satelit Lapan di Lampung, ada beberapa titik api yang sudah tinggi seperti di Mesuji, Tuba dan Lamtim.

Ditambahkan AKBP Hesmu Baroto, terhadap Karhutla di wilayah hukum Polres Tanggamus sudah ada upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya Karhutla.

\”Upaya pemadaman beberapa titik api yang ada di wilayah hukum Polres Tanggamus, dilakukan Damkar juga bekerjasama dengan TNI, Polri dan masyarakat. Sehingga semuanya dapat diatasi,\” pungkasnya.

Dandim Letkol Arh. Anang Hasto Utomo mengungkapkan, perlu adanya suatu kerjasama dalam penanganan Karhutla, juga dijadwalkan patroli bersama TNI, Polri, BPBD, Dinas LH, BPBD dan Pol PP untuk meninjau lokasi rawan.

Dandim berharap, untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang titik api agar mendownload aplikasi Lapan Fire Hot Spot.

\”Juga membuat group Whatsapp Satgas Karhutla untuk memudahkan koordinasi dan dapat dilaksanakan sholat istigozah guna meminta hujan,\” harapnya.

Baca Juga  Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan

Usai pembukaan itu, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama yang di pandu Kabag Ops Kompol Bunyamin, SH. MH dan Kasdim 0424/TGM Mayor Inf. Suhada Erwin.

Menurut Kepala Bagian Operasi Polres Tanggamus Kompol Bunyamin, selama ini di wilayah Tanggamus dan Pringsewu telah terjadi 12 Karhutla. Sebagian besar lokasi kebakaran terjadi pada lahan masyarakat.

\”Kami adakan rapat lintas sektoral untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Selain itu kami juga sudah adakan sosialisasi melalui polsek dan seluruh Bhabinkamtibmas serta Babinsa,\” Kompol Bunyamin, usai pelaksanaan diskusi.

Ia menambahkan, untuk wilayah Tanggamus dan Pringsewu skala kerawanan karhutla skala besar tidak ada. Sebab semua kejadian karhutla bisa diselesaikan dalam sekali tindakan, tidak sampai berlarut.

Selanjutnya untuk upaya penanganan disepakati dilakukan seluruh instansi yang mewenangi hutan dan lahan, serta unsur pemerintah setempat. Seperti TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, BPBD, Satpol PP, KPHL, kecamatan, masyarakat dan swasta.

Hal itu karena dampak karhutla cukup fatal seperti kebakaran merembet ke permukiman, dan timbulnya kabut asap. Lantas saat sudah terjadi sulit tertangani bahkan bisa menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga  DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Selama ini karhutla yang terjadi di Tanggamus dan Pringsewu dampaknya tidak parah. Api hanya membakar yang ada di lahan tersebut seperti dedaunan kering, rumput dan pepohonan.

\”Sedangkan dampak seperti merembet ke pemukiman atau adanya korban jiwa tidak ada. Dan selama ini pun tidak ada dampak fatal seperti adanya kabut asap atau gangguan kesehatan,\” tegasnya.

Terpisah, menurut Plt. Kepala BPBD Tanggamus Maryani, terkait karhutla, pihaknya selalu menerima laporan adanya titik panas (hotspot) dari BMKG Lampung.

\”Dari laporan itu kami langsung koordinasikan ke camat setempat adanya karhutla untuk melakukan penanganan supaya tidak meluas,\” terangnya.

Ia membenarkan selama kemarau ini diketahui 12 hotspot, namun tidak semuanya kebakaran, bisa berupa asap saja. Dan semua karhutla yang sudah terjadi bisa ditangani sekali tindakan. (Arj)

Berita Terkait

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan
Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 18:53 WIB

98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Kamis, 10 September 2026 - 16:44 WIB

Antrean BBM Solar Hambat Ekonomi Lampung, Budi Hadi Minta Pertamina Tambah Pasokan dan SPBN

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB

Lampung Selatan

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:04 WIB