oleh

Polres-BPN Tanggamus Teken MoU Pencegahan dan Pemberantasan Mafia Tanah

Tanggamus (Netizenku.com): Polres Tanggamus dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tanggamus menggelar penandatanganan kesepakatan bersama atau Memorandun of Understanding (MoU), Selasa (14/5) sore.

Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan mafia tanah, pemberantasan pungutan liar dan pembentukan tim percepatan sertifikasi tanah aset Kepolisian Negara Republik Indonesia.

MoU ditandatangi langsung oleh Kapolres Tanggamus, AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM dan kepala BPN Tanggamus Budi Prihantoro, A.PTnH. MM. MH disaksikan sejumlah pejabat utama Polres, Perwakilan Kapolsek Jajaran dan pejabat BPN.

Baca Juga  Patroli Forkopimda Tanggamus, Bupati Bubarkan Pesta dan Kerumunan

Selain itu juga dilaksanakan penyerahan satu sertifikat aset Polres Tanggamus yang diterima Kapolres AKBP Hesmu Baroto. Kegiatan digelar di Ruang Pertemuan Kantor BPN setempat, bersamaan dengan buka bersama dan santunan BPN Tanggamus kepada puluhan anak dan yatim yang berasal dari sekitar Kecamatan Kotaagung Timur.

Kepala BPN Tanggamus Budi Prihantoro dalam sambutannya mengucapkan syukur atas terlaksananya MoU dengan Polres Tanggamus sebab tujuan kerjasama dengan pembentukan tim terpadu pencegahan dan pemberantasan mafia tanah.

Baca Juga  Bupati Tanggamus Hadiri Pembukaan AEO 2021 di Istana Bogor

Menurutnya, program tersebut juga merupakan satu program strategis pemerintah tahun anggaran 2019 sesuai. Inpres bahwa ada 16 lembaga untuk melaksanakan program PTSL.

‚ÄúTerkait proyek KIM juga akan dipetakan permasalahan permasalahan sengketa tanah. Kemudian aset Polri juga sudah dikeluarkan sebanyak 2 sertifikat, dan ada beberapa yang masih dalam proses,\” ucapnya.

Sementara, menangapi itu Kapolres AKBP Hesmu Baroto mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya MoU yang telah ditandatangni bersama yakni penandatanganan MoU kerjasama dalam pembetukan tim terpadu pencegahan dan pemberantasan mafia tanah, dan tim terpadu pencegahan dan pemberantasan pungli dan tim pencegahan terpadu percepatan sertifikasi tanah aset Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Baca Juga  Pencarian Nelayan Tenggelam Belum Menemukan Titik Terang

\”Ada beberapa yang sifatnya belum terpenuhi untuk permasalahan tanah milik Polri. Maka kami berharap bisa berjalan dengan baik dalam pelaksanaan program pemerintah tersebut,\” ucapnya.

Usai penandatanganan tersebut, Kapolres mendampingi Kepala BPN turut menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu, dilanjutkan tausiah oleh Ustad Yadi ditutup buka bersama dan ramah tamah. (Arj)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *