Pimpin Rakor Netralitas ASN dan Sosialisasi IKN, Ini Arahan Pj Gubernur Lampung

Eva Setiani

Jumat, 16 Agustus 2024 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin memimpin Rapat Koordinasi Netralitas ASN dan Sosialisasi Ibu Kota Nusantara di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Jumat 16 Agustus 2024.

Rakor tersebut membahas pentingnya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan berkelanjutan sebagai pondasi bagi pembangunan di masa depan.

Rakor ini juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, tata kelola adaptif dan netralitas ASN dalam Pilkada serentak 2024, yang menjadi landasan penting bagi masa depan Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pj. Gubernur Samsudin menekankan bahwa pembangunan bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga revitalisasi tata kelola yang relevan dengan tantangan zaman.

Ia menyampaikan bahwa tata kelola baru yang akan diterapkan di IKN Nusantara mencerminkan konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan atau green development.

“Pembangunan di IKN Nusantara akan menekankan konsep green development, di mana apabila dilihat dari atas, yang terlihat adalah hamparan hijau yang menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Samsudin menambahkan bahwa pembangunan berkelanjutan bukan hanya soal lingkungan fisik, tetapi juga mencakup pengembangan energi baru terbarukan.

Baca Juga  Bukan Sekadar Bantuan, Tubaba Bangun Ekosistem Usaha Warga dari Modal hingga Perlindungan

“Energi yang digunakan nantinya akan mengarah pada sumber energi terbarukan, seperti listrik, energi matahari dan baterai. Ini adalah langkah yang harus kita lakukan ke depan untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” jelas Samsudin.

Dalam pembahasan mengenai masa depan pembangunan, Samsudin mengajak seluruh pihak untuk memiliki visi jauh ke depan, tidak hanya untuk lima atau tiga tahun ke depan, tetapi untuk generasi mendatang.

“Pembangunan yang kita lakukan harus mempersiapkan masa depan untuk anak-anak kita yang akan hidup di zaman yang berbeda dengan kita, dengan mindset yang berbeda pula,” tambahnya.

Samsudin juga menyoroti potensi besar laut Indonesia dalam konsep ekonomi biru atau blue economy.

Ia menegaskan bahwa laut adalah sumber daya yang sangat luas dan harus dioptimalkan untuk pembangunan berkelanjutan.

“Laut kita adalah potensi yang luar biasa. Dengan konsep blue economy, kita bisa memanfaatkan sumber daya laut secara berkelanjutan untuk pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Baca Juga  Dukung Tubaba Cerdas, Disperpusip Gelar Layanan Keliling ke Sekolah dan Pesantren

Lebih lanjut, Pj. Gubernur mengingatkan pentingnya penataan ruang pesisir yang menghadap laut.

“Presiden telah menegaskan bahwa rumah-rumah di pesisir laut tidak boleh lagi membelakangi laut. Laut harus dijadikan halaman depan, bukan tempat pembuangan sampah. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk memperbaiki tata ruang dan menjadikan laut sebagai bagian integral dari kehidupan masyarakat pesisir,” tegasnya.

Samsudin juga menekankan bahwa Lampung, sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya laut, harus mampu menarik investor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi Lampung tidak akan optimal jika kita tidak mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi para investor. Kita harus menyediakan infrastruktur yang memadai, regulasi yang jelas, dan kebijakan yang mendukung, serta meningkatkan kapasitas dan keterampilan tenaga kerja kita,” ujarnya.

Di samping itu, Samsudin mengatakan bahwa netralitas ASN menjadi salah satu isu krusial yang dibahas dalam rapat tersebut.

Ia menegaskan bahwa netralitas ASN adalah kunci keberhasilan Pilkada 2024 yang akan datang.

“Netralitas ASN harus dijaga dengan baik untuk memastikan Pilkada serentak 2024 berjalan dengan lancar dan adil,” katanya.

Baca Juga  Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Pilkada serentak 2024, yang pertama kali dilakukan dalam sejarah Indonesia, menjadi tantangan tersendiri bagi semua pihak yang terlibat.

Samsudin mengingatkan bahwa TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat belum memiliki pengalaman dalam menghadapi Pilkada serentak ini, sehingga diperlukan koordinasi dan mitigasi keamanan yang baik.

“Mengingat ini adalah Pilkada serentak pertama dalam sejarah Indonesia, kita harus melakukan mitigasi keamanan dengan sangat hati-hati. Koordinasi dengan pihak TNI, Polri, KPU, Bawaslu, dan tokoh masyarakat harus dilakukan secara intensif untuk memastikan semua berjalan dengan baik, terkendali, dan harmonis,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran ASN dalam menjaga netralitas dan profesionalisme selama proses Pilkada berlangsung.

Samsudin berharap melalui rapat koordinasi ini, semua pihak dapat memahami betapa pentingnya menjaga netralitas ASN dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tantangan Pilkada serentak 2024.

“Mari kita bersama-sama menjaga integritas dan netralitas ASN demi suksesnya Pilkada serentak 2024 yang damai dan berintegritas,” ajaknya.

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB