Perpustakaan Modern Kota Bandarlampung Minim Konsep? 

Agis Dwi Prakoso

Kamis, 20 Juni 2024 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Perpustakaan Kota Bandarlampung yang terpantau sepi pada Kamis (20/6). Hanya ada 3 pegawai perpustakaan tanpa satu pun pengunjung. (Foto: Agis)

Kondisi Perpustakaan Kota Bandarlampung yang terpantau sepi pada Kamis (20/6). Hanya ada 3 pegawai perpustakaan tanpa satu pun pengunjung. (Foto: Agis)

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandarlampung masih belum bicara lebih jauh terkait kelangsungan perpustakaan modern yang ditarget rampung pada Oktober 2024 mendatang.

Perpustakaan dengan rancangan 5 lantai yang dibangun di Jalan Pramuka itu, nantinya berfungsi sebagai kantor pelayanan literasi bagi masyarakat Bandarlampung.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandarlampung, Ari Rodiansyah, belum mengetahui apakah perpustakaan kota yang terletak di Jalan Prof M Yamin, Tanjungkarang Timur akan ikut pindah.

Baca Juga  Pemkot Bandarlampung Mulai Optimalkan Testing dan Tracing

“Belum ada pembahasan soal itu. Kemarin yang dibahas berfokus pada infrastruktur saja,” ujar Ari saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (20/6).

Terkait menarik minat pengunjung, ia pun mengaku belum membahas hal tersebut lebih lanjut.

Terpisah, Ketua Komunitas Baca Lampung Ngobrol dan Berpikir (NgoPi), Ismet, menyayangkan sikap Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandarlampung. Menurut dia, mempersiapkan aspek di luar infrastruktur merupakan hal penting yang perlu dikaji.

Baca Juga  Gantikan Albert, Busyairi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bandar Lampung

“Pemerintah perlu cara untuk menarik minat pembaca. Jangan sampai ketika gedung itu berdiri gagah, malah minim pengunjung seperti keadaan perpustakaan kota saat ini,” kata dia.

Berdasarkan data dan pantauan lapangan, Perpustakaan Kota Bandarlampung hanya memiliki 28.591 buku cetak baik fiksi dan nonfiksi. Kemudian E-book berjumlah 497 yang dapat diakses melalui aplikasi Buka Buku di play store.

Baca Juga  Perda Distribusi Gabah Batasi Permainan Tengkulak

Jumlah ini tentunya masih belum ideal jika merujuk pada standar yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Di mana rasio koleksi buku perpustakaan daerah dengan jumlah penduduk adalah 1 banding 90. Kondisi itu dinilai belum ideal, karena seharusnya rasio ideal adalah 1 banding 3. (Agis) 

 

Berita Terkait

Pihak BRI Diduga Kuat Terlibat Kasus “Kredit Fiktif Gunung Sari”
Walikota Bandarlampung Raih Penghargaan dari Kemenkop UKM
Aprohan Saputra Jabat Plt Ketua IWO Lampung
Pemkot Catat 14.431 NIB terbit
400 Ruas Jalan Lingkungan Diperbaiki, Pemkot Respon Cepat Keluhan
126 Kelurahan Ikuti Lomba Masakan Tradisional Lampung
Yuk Nonton Reloud Yovie &Nuno dan Maliq & D’Essentials Bakal Nyaman dan Elegan
Baru Rp 327 M, Pemkot Optimis Realisasi Investasi Capai Target

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 15:22 WIB

Tradisi Seharga Nyawa

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:14 WIB

Tukang Fotokopi Pun Tahu Itu

Minggu, 7 Juli 2024 - 16:12 WIB

Jiwa Binatangnya Tertinggal

Minggu, 7 Juli 2024 - 10:50 WIB

Kala Timnas Pusat Singkirkan Saudara Muslim

Selasa, 2 Juli 2024 - 18:36 WIB

Masih Belum Puas Dijajah Selama 350 Tahun?

Minggu, 30 Juni 2024 - 15:21 WIB

Jurnalisme di Persimpangan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | Senin, 15 Juli 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 02:48 WIB

Politik

Koalisi Partai Non Parlemen Tubaba Resmi Dukung NONA

Minggu, 14 Jul 2024 - 19:11 WIB

Sekretaris Disdkbud Lampung, Tommy Efra Hamdarta. (Foto: Ist)

Lampung

Disdik Lampung Klaim Tidak Ditemukan Kecurangan Saat PPDB

Minggu, 14 Jul 2024 - 17:06 WIB

Polres Lamteng meningkatkan kegiatan preventif seperti Patroli KRYD di lokasi yang dianggap rawan aksi kriminalitas, Minggu (14/7/2024). (Asep/NK)

Lampung Tengah

Cegah Kejahatan Jalanan, Patroli KRYD Polres Lamteng Ditingkatkan

Minggu, 14 Jul 2024 - 16:49 WIB