Penipu Jual Beli Madu Palsu Diringkus Tekab 308 Tanggamus

Redaksi

Minggu, 15 September 2019 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Polsek Talangpadang di backup Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus berhasil meringkus salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) komplotan kasus penipuan bermodus jual beli madu. Pelaku atas nama Sarimansyah alias Caca (46) merupakan warga Desa Kuteseri, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, Jumat (13/9) lalu di Kota Metro.

Kapolsek Talangpadang, Polres Tanggamus, Iptu Khairul Yassin Ariga, menuturkan pada Kamis (12/9) pihaknya mendapatkan informasi jika salah satu pelaku berada di Kotamadya Metro, Lampung. Berbekal info ini, petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku berikut barang bukti 1 unit R4 merk Daihatsu Xenia warna Merah.

\”Salah satu pelaku berhasil kami tangkap atas laporan korban Marcelina Siti Mudriyah warga Pekon Campang, Kecamatan Gisting pada tanggal 22 Juli 2019,\” kata Iptu Khairul Yasin dalam keterangannnya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Minggu (15/9).

Baca Juga  Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku lanjutnya, merupakan salah satu komplotan penipuan bersama 3 pelaku lain, dengan modus jual beli madu palsu, dimana 1 pelaku telah ditangkap pada Juli 2019 lalu, sementara 2 pelaku lain belum tertangkap.

Iptu Khairul Yasin menjelaskan, berdasarkan penuturan dari korban, pada Jumat (19/7) pukul 16.00 WIB, pelaku Nasib Sahputra bersama rekannya WY menawarkan madu palsu sebanyak 2 kilogram dengan harga Rp120 ribu. Pada saat itu para pelaku sengaja meninggalkan nomor telpon seluler kepada korban.

Baca Juga  PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

\”Lalu, keesokan harinya, pelaku Sarimansyah bersama dengan SF dan DN mendatangi rumah korban dengan mengendarai R4 Xenia merah. Pelaku mengaku kepada korban jika dirinya penampung madu dan siap membeli dalam jumlah besar,\” jelasnya.

Saat melihat madu yang baru dibeli korban dari Nasib Syahputra (salah satu terduga tersangka) sambung Iptu Khairul Yasin, pelaku kemudian mengatakan akan membelinya dengan harga tinggi yakni Rp350 ribu. Pelaku lalu berkata akan membeli lagi jika korban masih memiliki madu tersebut.

\”Tergiur keuntungan berlipat, korban kemudian menghubungi pelaku Nasib dan langsung membeli madu sebanyak 150 kilogram. Namun, pesanan korban ini baru diantar keesokan harinya,\” jelasnya.

Setelah menerima madu dari Nasib, Korban belum dapat membayar lunas pesanannya, namun ia berjanji kepada Nasib akan melunasi madu itu setelah pembelinya datang lalu sebagai tanda jadi pembelian madu, korban menyerahkan uang tunai sebesar Rp10 juta dan emas 20 gram kepada Nasib. Korban lalu menghubungi nomor seluler Sarimansyah, namun pelaku selalu beralasan dan tak kunjung membeli madu pesanannya.

Baca Juga  PAN Tanggamus Konsolidasi Dini Hadapi Pemilu 2029

\”Belakangan korban mendapatkan informasi jika pelaku Nasib tertangkap atas kasus penipuan madu palsu pada 22 Juli 2019 di Pekon Sukabanjar, Gunungalip,\” ujarnya.

Saat ini pelaku diamankan di Polsek Talangpadang Polres Tanggamus, sementara dua rekannya telah ditetapkan DPO.

\”Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan pasal 372 KUHPidana ancaman maksimal 4 tahun penjara,\” pungkasnya. (Arj)

Berita Terkait

Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD
Baru 15 Dapur MBG di Tanggamus Kantongi PBG

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:26 WIB

Andika Wibawa Dorong Pemkot Bandar Lampung Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:07 WIB

Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:36 WIB

Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:05 WIB

Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:53 WIB

DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:00 WIB

Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030

Senin, 27 Juli 2026 - 20:33 WIB

PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB