Pengelolaan Dana Desa Jangan Fiktif

Redaksi

Kamis, 11 April 2019 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Direktur Reskrimsus Polda  Kombespol, Subekti, mengarahkan Kepala Desa untuk tidak fiktif dan mark up dalam pengelolaan dana desa. Hal ini supaya tidak terjerat hukum pidana. Demikian disampaikannya pada acara pengarahan tentang pengawasan pengelolaan dana desa tahun 2019 di Kabupaten Pringsewu, Rabu (11/4)

Subekti menyampaikan, pemerintah sudah cukup banyak menggelontorkan dana desa sejak 2015 dan di Provinsi Lampung mencapai Rp2,487 Triliun, dana yang telah di gelontorkan guna meningkatkan pembangunan infrastuktur ataupun ekonomi masyarakat, dana yang sudah cukup besar ini harus dipergunakan secara profesional.

Baca Juga  Kapolres Pringsewu Bawa Tumpeng ke Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

“Dalam pengelolaan dana desa ini harus sesuai dengan perencanaan, sampai kepada pelaporan harus jelas dan mengikuti peraturan yang ada saya mengingatkan agar tidak terjadi markup dan fiktif dalam pengelolaan Dana Desa,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi, menyampaikan di Kabupaten Pringsewu memiliki 261 Pekon yang terdiri dari 9 Kecamatan, dalam pengelolaan dana desa menjadi Kabupaten percontohan daerah yang sudah menggunakan sistem Siskudes.

Baca Juga  Bupati Riyanto Dorong Mocaf hingga Kambing Domba Jadi Penggerak UMKM Pringsewu

“Saya berharap Pringsewu tetap menjadi Kabupaten terbaik dalam perencanaan dan pengelolaan dana desa. Selain itu saya mengajak kepada kepala Pekon untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pekon, karena menurut Fauzi BPK sekarang tidak hanya mengaudit keuangan akan tetapi juga mengaudit kinerja,\” ucapnya. (Darma)

 

Berita Terkait

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun
Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027
Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP
Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api
105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret
Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur
Ekonomi Pringsewu Tumbuh 5,44 Persen, Lampaui Provinsi Lampung dan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Lampung Catat Inflasi September 0,14 Persen, Terendah di Sumatera

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Deni Ribowo Apresiasi Penghargaan KPK untuk Pendidikan Antikorupsi Lampung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Gubernur Mirza Kukuhkan Kepala BPKP dan Pengurus AAIPI Lampung 2026–2029

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Marindo Lantik Gadriyanto Abung sebagai Kasatpol PP dan Lukman Pura Direktur RSUDAM

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Pemprov Lampung Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan melalui Kaderisasi Bandarlampung —

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lampung Raih Penghargaan BSSN, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki TTIS Teregistrasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Pemprov Lampung Dorong ITERA Jadi Pusat Inovasi dan Hilirisasi Komoditas Unggulan

Berita Terbaru