Pengalihan Dukungan Tim 10 Hanya Isu Belaka

Redaksi

Kamis, 31 Mei 2018 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pengalihan dukungan yang dilakukan sekelompok orang yang mengatasnamakan Tim 10, dinilai juru bicara (jubir) Herman HN, Rakhmat Husein DC, merupakan langkah ceroboh dan keliru.

Jubir Herman HN ini mengatakan, berjuang memenangkan paslon Gubernur di Pilgub Lampung itu harus ikhlas. \”Jangan lantaran Herman-Sutono benar- benar konsisten tidak mau melakukan politik uang, lantas mau buru-buru alihkan dukungan. Mengalihkan dukungan ke pasangan Ridho – Bachtiar itu keliru,\” jelas Rakhmat Husein DC, dalam rilisnya.

Menurutnya, berjuang memenangkan Herman Sutono itu harus diabdikan untuk perjuangan memenangkan kesejehteraan rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Coba cek, sederet nama beken yang pernah berjuang memenangkan Ridho Bachtiar di 2014, sekarang tidak bersama Ridho – Bachtiar di pilgub 2018. Ada nama Hanan Razak (yang dulu konon ketua Tim Ridho-Bachtiar), Nizwar Affandi (mantan sekretaris tim pemenangan Ridho Bachtiar), lalu Syamsir Firdaus (Lamteng), Heri Wardoyo (Tulang Bawang), Eky Setyanto (Lamsel),  Sudarsono (Metro ). Kenapa mereka tidak lagi bersama Ridho Ficardo? Bukankah dulu Ridho Ficardo merangkak dari bawah dan bersama mereka?\” tegasnya.

Jadi menurut dia, langkah sekelompok orang yang menamakan Tim 10 mengalihkan dukungan ke paslon nomor 1 itu keliru.

Sementara, sebelumnya, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Watoni Nurdin membantah kabar adanya Tim 10 yang dibuat oleh pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur, Herman HN-Sutono.

Menurut dia, paslon nomor urut dua yang diusung PDIP pada Pilgub Lampung 2018, tidak pernah membentuk Tim 10 yang tersebar di kabupaten/kota se-Lampung. \”Tidak ada Tim 10 itu, itu adalah kabar hoaks dan diduga berniat sekali menjatuhkan Herman HN-Sutono,” kata Watoni, Rabu (30/5). (Red)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB